Konsultan jadi salah satu penentu masuknya investor ke Tanah Air

Pemerintah menyediakan sekitar 40 persen pendanaan yang dibutuhkan untuk pembangunan berbagai infrastruktur, sementara sisanya berasal dari badan usaha milik negara dan swasta.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Konsultan jadi salah satu penentu masuknya investor ke Tanah Air
Ketua Asosiasi Konsultan Indonesia (Inkindo), Nugroho Pudji. istimewa ©2017 Merdeka.com

Konsultan merupakan salah satu pihak strategis dalam menentukan datangnya investor ke suatu tempat. Sebab, konsultan merupakan orang pertama yang dimintai pertimbangan sebelum investor tersebut menanamkan modalnya di suatu negara.

Ketua Asosiasi Konsultan Indonesia (Inkindo), Nugroho Pudji Rahardjo mengatakan, pihaknya mendukung sepenuhnya kehadiran investor internasional datang ke Indonesia.

"Ini sejalan dengan pembangunan berbagai infrastruktur yang dilaksanakan pemerintah dewasa ini," kata Nugroho di sela-sela penutupan 'FIDIC International Infrastructure Conference 2107' yang dilaksanakan Inkindo bersama FIDIC (the International Federation of Consulting Engineers) di Jakarta Convention Centre.

Konferensi ini diikuti lebih dari 600 peserta dari 70 negara, dan membahas berbagai aspek dan perkembangan mutakhir mengenai 'resilient infrastructure' (ketahanan infrastruktur), termasuk perencanaan untuk ketahanan infrasturuktur, strategi untuk mengurangi dampak dan risiko bencana, hingga desain infrastruktur untuk ketahanan dan menghindarkan dampak kehancuran yang serius.

Wakil ketua Inkindo bidang hubungan internasional, Jimmy Sardjono Michael mengatakan, peran konsultan semakin penting sejalan dengan semakin besarnya investor dari kalangan swasta sebagai sumber pendanaan dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur.

Pemerintah menyediakan sekitar 40 persen pendanaan yang dibutuhkan untuk pembangunan berbagai infrastruktur, sementara sisanya berasal dari badan usaha milik negara dan swasta.

"Investor swasta akan memerlukan bantuan konsultan, baik individu maupun kelembagaan untuk memberikan pertimbangan dan memfasilitasi mereka dalam kegiatan dan proses investasi yang dilakukan," katanya di Jakarta, Kamis (5/10).

Dalam acara ini, para ahli Indonesia mengambil pelajaran penanganan bencana dari perusahaan-perusahaan internasional, berbagai perusahaan dan institusi Indonesia juga berkesempatan menunjukkan pencapaian dalam pengembangan infrastruktur, penanganan risiko bencana, termasuk perencanaan pembangunan MRT yang saat ini sedang intensif dilaksanakan.

Rekomendasi