Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan pengerjaan proyek perhubungan laut tetap berjalan dan tidak terganggu dengan kasus penangkapan yang diduga Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub oleh KPK. Dia mengatakan, pihaknya memiliki tim yang cukup untuk menangani proyek tersebut.
"Kami memiliki tim yang cukup banyak, jadi proyek akan tetap berjalan," kata Budi dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (24/8).
Sebagai informasi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi akan segera mencari pengganti Direktur Jenderal Perhubungan Laut berinisial TB yang kena OTT KPK. Di mana sebelumnya, TB memegang dua jabatan penting di Kementerian Perhubungan yaitu Dirjen Perhubungan Laut juga merupakan Plt Dirjen Perkeretaapian.
Untuk mengisi jabatan yang kosong, sementara Menhub Budi berencana menunjuk pelaksana tugas sampai menemukan sosok yang tepat mengisi jabatan tersebut. Pelaksana tugas tersebut akan ditunjuk hari ini.
"Tiga Dirjen yang kosong jadi secara aturan bahwasanya dimungkinkan adakan Plt, hari ini kita akan tunjuk. Namun demikian saya sampaikan walaupun Plt tapi tetap mumpuni menangani itu," ujar Menhub Budi di Kantornya, Jakarta, Kamis (24/8).
Menhub Budi juga akan segera melakukan assesment untuk mengisi jabatan Dirjen Laut dan Dirjen Perhubungan Darat. Di mana, Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto mengundurkan diri beberapa waktu lalu.
"Saat ini kami sedang memproses assement darat dan laut, assessment itu sendiri 1 sampai 2 bulan," pungkasnya.