Produksi shale oil AS terus naik, harga minyak dunia anjlok

Produksi minyak serpih (shale oil) akan pulih dari penurunan tiga bulan pada Februari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan produktivitas pengeboran pada Selasa (17/1).

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Produksi shale oil AS terus naik, harga minyak dunia anjlok
Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Harga minyak dunia kembali turun pada Rabu (Kamis pagi WIB). Penurunan harga terjadi karena pasar memperkirakan produsen minyak Amerika Serikat meningkatkan produksinya.

Produksi minyak serpih (shale oil) akan pulih dari penurunan tiga bulan pada Februari, Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam sebuah laporan produktivitas pengeboran pada Selasa (17/1).

Perusahaan-perusahaan energi AS meningkatkan aktivitas pengeboran mereka, karena harga minyak mentah berada di kisaran dekat tingkat tertinggi dalam 18-bulan.

Produksi di AS pada Februari akan meningkat 40.750 barel per hari menjadi 4,748 juta barel per hari, menurut laporan tersebut.

Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari turun USD 1,4 menjadi menetap di USD 51,08 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Maret, turun USD 1,55 menjadi ditutup pada USD 53,92 per barel di London ICE Futures Exchange.

Rekomendasi