Kilang LNG Tangguh Train 3 bakal dibangun, serap 10.000 tenaga kerja

"Proyek ini sendiri akan mulai bisa dibangun pada kuartal IV 2016," kata Menteri Sudirman.

Hana Adi Perdana
Oleh Hana Adi Perdana - Reporter
Kilang LNG Tangguh Train 3 bakal dibangun, serap 10.000 tenaga kerja
kilang. ©2012 Merdeka.com

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya menyetujui pembangunan proyek kilang LNG Tangguh Train 3 di Papua Barat oleh BP (British Petroleum) Berau. ‎Proyek senilai USD 8 miliar ini nantinya mampu menyerap sekitar 10.000 tenaga kerja."Kebutuhan proyek nantinya ditargetkan 85 persen akan menyerap tenaga kerja lokal," ucap Menteri ESDM Sudirman Said dalam konferensi pers di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (1/7).Selain itu, proyek ini berpotensi menyumbang USD 3,9 miliar selama proyek berlangsung. Kemudian sekitar USD 1,3 miliar value akan mengalir ke perusahaan nasional, baik melalui pengadaan barang dan jasa. "Kita berharap kandungan lokal akan semakin besar, yang sekarang ini sudah mencapai 35 persen dan akan terus meningkat," ujar Menteri Sudirman.Proyek ini, lanjutnya, akan memberi sumbangan tambahan sebesar 3,8 juta ton gas per tahun, sehingga kapasitas total kilang menjadi 11,4 juta ton per tahun. 75 persen hasil produksi LNG ini nantinya akan jual ke PT PLN ‎(Persero). ‎

"Proyek ini sendiri akan mulai bisa dibangun pada kuartal IV 2016," kata dia.

‎‎

Ditempat yang sama, Wakil Gubernur Papua Barat Irene Manibuy menilai proyek ini akan mendorong perekonomian daerahnya. Dirinya pun meminta agar daerah diberikan kesempatan untuk memperoleh Participacing Interest (PI) dari proyek ini.

"Kami harapkan kesempatan itu kepada pemerintah pusat," pungkasnya.‎

Rekomendasi