Pemerintah melirik pesisir pantai di Indonesia untuk dikembangkan sebagai daerah pariwisata. Salah satunya, Kepulauan Anambas yang terletak di Laut China Selatan.
Pengembangan ini diperlukan guna mendorong pencapaian target 20 juta kunjungan wisatawan asing pada 2019.
"Kami sekarang ingin mendorong Anambas. Ini Pulau yang sangat cantik sekali di dekat Natuna, Kepulauan Riau," ujar Tenaga Ahli Bidang Pembangunan Regional Kementerian Koordinator Kemaritiman Bambang Susanto Priyohadi, Jakarta, Rabu (23/3).
Saat ini, menurutnya, wilayah tersebut masih sulit dijangkau, baik lewat udara maupun darat. Untuk itu, pemerintah bakal fokus membangun infrastruktur guna melebarkan akses menuju Anambas.
"Infrastruktur sedang kami dorong untuk itu dan sudah banyak orang asing ke sana. Hanya tidak begitu intens karena akses udara dan darat agak sulit.
Bambang menguraikan, pengembangan Anambas bakal menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar dan bisa menghasilkan devisa untuk pemerintah. Potensi pariwisata Anambas dinilai serupa dengan Wakatobi di Sulawesi Tenggara.
"Di Wakatobi saja Rp 1 juta - Rp 1,5 juta untuk diving, nah Anambas potensinya seperti itu. Itu yang akan kami jual. Ini negara kepulauan, banyak pulau-pulau indah."