Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil menjelaskan pentingnya peran swasta dalam memperbaiki stabilitas ekonomi Indonesia saat ini. Selain untuk menjaga keseimbangan ekonomi, pihak swasta juga bisa menjaga profesionalitas dan menimbulkan nilai tambah untuk negara.
Menurut Sofyan, pemerintah ke depannya tidak bisa hanya memperhatikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama dalam memberi subsidi. Sebab, di BUMN sendiri masih dihantui proses politik yang terkadang menyulitkan.
"Waktu saya jadi Menteri BUMN, saya katakan siapapun yang cari dukungan politik, tidak akan jadi direksi BUMN. Karena dulu kalau mau jadi direksi BUMN, enggak perlu kerja yang penting pintar. Sayangnya, proses politik terkadang masih terjadi," ucap Sofyan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (26/11).
Selain itu, peran swasta juga diperlukan untuk mengurangi ketimpangan ekonomi antar wilayah di Indonesia. Proses pembangunan yang dilakukan pemerintah sekarang juga akan mendorong peran swasta dalam mengatasi gejolak ekonomi.
"Program ketimpangan antar wilayah harus dicari desain yang bagus. Pembangunan tidak boleh merusak. Mendorong tumbuh kembangnya swasta bukan mematikan," katanya.