Jokowi tak pangkas anggaran perjalanan dinas tahun depan

"Kalau kita potong lagi tahun 2016 itu nanti tulang dan dagingnya kena, nangis," ujar Askolani.

Sri Wiyanti
Oleh Sri Wiyanti - Reporter
Jokowi tak pangkas anggaran perjalanan dinas tahun depan
Ilustrasi hotel. ©Shutterstock/Joan Quevedo Fle

Pemerintahan Joko WIdodo dan Jusuf Kalla memastikan tidak memotong anggaran perjalanan dinas dalam APBN 2016. Padahal, tahun lalu anggaran rapat dan perjalanan dinas dipangkas hingga Rp 16 triliun.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan pemotongan anggaran tersebut diibaratkan dengan memotong 'lemak'. Sehingga, kata dia, tak mungkin memotong 'daging' dan 'tulang' dalam anggaran perjalanan dinas tahun depan.

"Kalau kita potong lagi tahun 2016 itu nanti tulang dan dagingnya kena, nangis. Dengan kita potong lemaknya tahun 2015 itu K/L sudah ada yang nangis-nangis dikit, yang sudah kena daging-dagingnya, tapi kita jalan saja," kata Askolani di Hotel Haris, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (7/11).

Lebih lanjut Askolani menegaskan, pemotongan anggaran rapat dan perjalanan dinas tahun 2015 menjadi dasar anggaran rapat dan perjalanan dinas dalam perumusan APBN 2016. Nantinya, anggaran rapat dan perjalanan dinas akan dievaluasi berdasarkan besaran inflasi setiap tahunnya.

"Kita menambah pagu untuk perjalanan dinas sama belanja besar ini tidak kita batasi, naiknya basisnya inflasi. Ini mungkin modal awal yang sudah kita bangun sampai 2015 untuk belanja 2016 kedepan, belanja K/L sudah jauh lebih efisien," jelas Askolani.

Kondisi ini membuat pemerintah sangat berhati-hati dalam memutuskan pemangkasan anggaran rapat dan perjalanan dinas kementerian agar kegiatan operasional K/L tetap berjalan optimal dan efisien.

"Untuk rapat, untuk perjalanan dinas, dan lain-lain. Jadi kalau kita potong lagi harus hati-hati nanti kegiatan operasional," imbuh Askolani.

Rekomendasi