Pertumbuhan dan kondisi makro ekonomi ancam pasar modal di 2015

Selain itu, pengembangan investor dan emiten juga menjadi tantangan tersendiri untuk BEI.

Saugy Riyandi
Oleh Saugy Riyandi - Reporter
Pertumbuhan dan kondisi makro ekonomi ancam pasar modal di 2015
gedung bertingkat kawasan scbd. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan tantangan terbesar yang dihadapi pasar modal Indonesia tahun depan adalah pertumbuhan ekonomi dan kondisi makro ekonomi Indonesia. Selain itu, pengembangan investor dan emiten juga menjadi tantangan tersendiri untuk BEI."Tantangan pasar modal 2015, ya pertumbuhan ekonomi dan kondisi makro. Kita harap pertumbuhan ekonomi lebih tinggi. Maka kita harus bekerja keras, itu kenapa kita optimis," ujar Direktur Utama BEI Ito Warsito usai RUPSLB BEI di Ritz Cartlon Hotel, Jakarta, Rabu (29/10).Ito mengakui pada tahun ini saja kondisi pasar modal tidak sebaik tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan karena adanya gelaran pesta rakyat seperti pemilihan umum dan pemilihan presiden sehingga membuat kondisi politik tidak stabil."Tahun ini kondisi politik tidak stabil sehingga menghambat pencapaian kami di tahun ini. Seperti pencapaian target IPO yang 30 tidak tercapai. Ini juga karena tidak terciptanya stabilitas politik. Indeks juga naik turun," kata dia.Untuk itu, lanjut dia, dalam menghadapi tantangan-tantangan tersebut, BEI akan terus melakukan kampanye baik kepada investor maupun emiten sendiri. "Strategi untuk mencapai, dengan kampanye terus menerus ke emiten potensial, kemudian bangun basis investor," pungkas dia.

Rekomendasi