Tahun ini, bisnis pembiayaan melesu

Ini seiring anjloknya usaha pertambangan mineral dan batu bara di Tanah Air.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Tahun ini, bisnis pembiayaan melesu
tambang. shutterstock

Sepanjang tahun ini, bisnis pembiayaan tumbuh melambat. Ini seiring anjloknya usaha pertambangan mineral dan batu bara di Tanah Air

Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan ekspor mineral Indonesia sangat tergantung China dan India. Saat ini, kedua negara tersebut sedang mengalami pergantian pemimpin

"Banyak proyek tertunda sebelum pimpinan baru. Nanti kita harapkan setelah ini bisa menaikkan harga batu bara," tegasnya dalam halal bihalal bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di Jakarta, Selasa (12/8).

Komisioner OJK Firdaus Djaelani mengatakan situasi ekonomi global mempengaruhi gerak ekonomi Indonesia yang melambat. Kondisi ini juga dialami oleh mayoritas negara berkembang. "Ekonomi Indonesia sekarang hanya tumbuh 5,12 persen, diibanding periode sama tahun sebelumnya 5,22 persen," ucap Firdaus.

Terkait itu, Firdaus berharap bahwa presiden mendatang dapat membawa perbaikan ekonomi.

 "Siapapun presiden terpilih, kita harap memberi kontribusi nyata dan optimisme perbaikan perekonomian akan berjalan dan terus tumbuh," ucapnya.

Rekomendasi