BRAU incar produksi batu bara 26 juta metrik ton di 2014

Biaya produksi batu bara akan terus ditekan dengan penggunaan gas pada alat berat tambang.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
BRAU incar produksi batu bara 26 juta metrik ton di 2014
Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) menargetkan produksi batu bara sebesar 26 juta metrik ton sepanjang tahun ini. Angka ini naik dari capaian target produksi tahun lalu yang hanya 23,5 juta metrik ton.

Presiden Direktur BRAU, Amir Sambodo menyebutkan, tahun lalu adalah tahun kesuksesan BRAU. Sebab, tidak ada kecelakaan kerja fatal dan di sisi lain terjadi peningkatan pengendalian internal.

"Target produksi dan pengapalan kami mencapai 23,5 juta ton. Ini kesuksesan kami di tengah tantangan industri batu bara yang cukup besar yaitu belum stabil dan rendahnya harga batu bara," ucap Amir di Jakarta, Senin (30/6).

Tahun ini, Amir menyebut pihaknya akan fokus pada peningkatan target produksi disertai efisiensi. Biaya produksi batu bara akan terus ditekan dengan beberapa alternatif.

"Kita mengajukan target produksi 2014 itu 26 juta metrik ton kepada pemerintah. Kita juga efisiensi produksi salah satunya dengan penggunaan gas pada alat berat tambang agar penggunaan bahan bakar solar dapat diperkecil," tegasnya.

Melalui anak anak perusahaannya, Berau Coal Energy menjadi pemegang 90 persen saham dari PT Berau Coal yang merupakan perusahaan pemegang kontrak PKP2B dengan pemerintah Indonesia yang memiliki luas wilayah konsesi seluas 118.400 hektar di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Per Juni 2011, 84,74 persen saham Berau Coal Energy secara efektif dimiliki oleh Asia Resources Mineral.

Rekomendasi