Deretan pengusaha sawit satu per satu menyambangi Kementerian Keuangan, hari ini, Jumat (7/2), selepas jam kantor selesai pukul 17.00 WIB. Mereka membenarkan hendak rapat dengan Menteri Keuangan Chatib Basri.Rapat ini membahas percepatan pemanfaatan wajib biodiesel dengan solar. Hal itu disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang turut diundang menghadiri pertemuan tersebut. Rupanya tak hanya dia pejabat yang datang. Ada pula Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo dan Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan."Sekarang ini menkeu, saya, ESDM, sama dirut Pertamina, ketemu dengan para pelaku bisnis biodiesel yang punya pabrik dan perkebunan, karena kita mau merealisir segera peningkatan penggunaan biodiesel," kata Hidayat sebelum naik ke ruangan menkeu.Salah satu nama tenar yang datang adalah Presiden Direktur PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk Franky O. Widjaja. Bos Indofood, Fransiskus Welirang yang kini merambah bisnis biodiesel juga datang.Ditemui terpisah, Wamen ESDM Susilo mengaku belum tahu detail skenario apa yang ditawarkan pemerintah kepada pengusaha, supaya penggunaan Bahan Bakar Nabati meningkat di Indonesia. "Membahasnya ya masih seperti rencana. Saya ke sini juga cuma diundang menkeu," cetusnya.Tahun lalu, pemerintah telah mewajibkan penggunaan biodiesel sebesar 1,03 juta kiloliter. Hal itu merupakan paket kebijakan ekonomi buat mengurangi volume impor Bahan Bakar Minyak (BBM).Tahun ini, penggunaan bahan bakar nabati yang dicampur dengan BBM ditargetkan meningkat jadi 4,01 juta kiloliter. Bila skenario ini tercapai, maka subsidi energi bisa dihemat Rp 4,6 triliun.
Percepat penggunaan biodiesel, menkeu panggil pengusaha sawit
Biodiesel diharapkan dapat menekan tingkat konsumsi BBM.
Advertisement
Rekomendasi