Bakal calon presiden (bacapres) dari Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto berambisi untuk menjadikan Indonesia sebagai produsen mobil dunia jika terpilih menjadi presiden pada Pemilu 2024 nanti. Selain mobil, Prabowo ingin menjadikan Indonesia sebagai produsen motor hingga jam tangan dunia.
"Kita mau Indonesia mau buat mobil dari Indonesia, motor buatan Indonesia, jam tangan Indonesia dibuat oleh tangan-tangan Indonesia," ujarnya dalam acara Saresehan 100 Ekonom Indonesia di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Rabu (8/11).
Merdeka.com
Advertisement
Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, Prabowo tengah membentuk tim khusus yang disebut Strategi Transformasi Bangsa. Tim ini memiliki tujuan untuk menciptakan terobosan yang tidak bersifat business as usual (BaU) ataupun kegiatan rutinitas biasa.
"Kita tidak lagi mau berbicara business as usual. Kita tidak lagi mau bicara memperbaiki dan itu, sudah tidak jamannya lagi kita berbicara," tegasnya.
Advertisement
Antara lain menargetkan Indonesia menduduki peringkat 5 PDB di dunia dengan nominal sebesar USD 9.100 miliar dan PDB per kapita USD 30.000 per tahun.
Selain itu, Prabowo juga akan melanjutkan program hilirisasi industri tambang yang digagas Presiden Jokowi.
Menurutnya, hilirisasi berdampak positif terhadap peningkatan nilai tambah untuk perekonomian Indonesia.
Advertisement
Advertisement
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak bisa dilepaskan dengan fenomena munculnya mobil Esemka yang diciptakan oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo, Jawa Tengah. Popularitas Jokowi dan Esemka meroket, saat beberapa tahun lalu, mantan Walikota Solo ini menjadikan Esemka sebagai mobil dinas walikota.
Akibat hebohnya pemberitaan soal mobil Esemka saat itu, popularitas Jokowi naik tinggi. Bahkan Jokowi sempat berseberangan dengan Gubernur Jawa Tengah saat itu, Bibid Waluyo yang menganggap Esemka belum layak jadi mobil tunggangan walikota, karena memang belum diuji secara resmi.
Keberanian Jokowi mempromosikan mobil ini sebagai mobil nasional saat itu membuat popularitas Jokowi melaju cepat.
Masyarakat kerap mengidentikkan Jokowi dengan mobil Esemka. Jokowi juga memberikan uang USD 2.000 untuk memesan mobil itu.
Advertisement
Padahal, Presiden ketiga RI BJ Habibie saat itu pernah mengingatkan kalau isu mobil Esemka ini digulirkan tak lain untuk kepentingan politik. Kecurigaan Habibie terbukti, kegirangan warga Solo dan SMK Warga dan SMKN 2 Solo mulai meredup.
Merdeka.com