Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, mengumumkan alokasi dana sebesar Rp35 miliar untuk perbaikan dua titik akses jalan krusial di Kecamatan Ujungjaya. Proyek perbaikan infrastruktur Sumedang ini mencakup Jembatan Sasak Beureum dan ruas jalan Conggeang–Ujungjaya. Langkah ini diambil untuk mengatasi kerusakan parah yang telah lama terjadi dan menghambat mobilitas warga.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyatakan bahwa perbaikan ini akan segera dilaksanakan pada tahun ini. Sumber dana berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) serta program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Diharapkan, peningkatan kualitas infrastruktur ini dapat membawa dampak positif yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Perbaikan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan jasa. Selain itu, proyek ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Ujungjaya dan sekitarnya. Komitmen Pemkab Sumedang dalam pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas utama.
Advertisement
Advertisement
Jembatan Sasak Beureum menjadi salah satu fokus utama perbaikan dengan anggaran sebesar Rp16 miliar. Dana ini sepenuhnya bersumber dari APBD Pemkab Sumedang. Peningkatan kualitas jembatan ini sangat vital mengingat perannya sebagai penghubung penting bagi aktivitas harian warga.
Selain itu, ruas jalan Conggeang–Ujungjaya sepanjang 2,8 kilometer juga akan direkonstruksi. Proyek ini dibiayai melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan alokasi dana sebesar Rp19 miliar. Kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah akan diubah menjadi lebih kokoh dan tahan lama.
Bupati Dony Ahmad Munir menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut akan menggunakan konstruksi beton dengan ketebalan 27 sentimeter. Pemilihan konstruksi beton ini didasarkan pada pertimbangan ketahanan yang lebih lama dan keawetan. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir kerusakan di masa mendatang.
Advertisement
Kerusakan parah pada jalan Conggeang-Ujungjaya sebelumnya menyebabkan terhambatnya akses antara kedua kecamatan. Dengan perbaikan ini, diharapkan jalur transportasi menjadi lebih mulus dan aman bagi seluruh pengguna jalan. “Kami mengecek pekerjaan rekonstruksi Jalan Conggeang-Ujungjaya yang selama ini rusak. Kini jalan tersebut akan dibangun dengan konstruksi beton setebal sehingga diharapkan menjadi lebih kuat dan kokoh,” kata Dony.
Advertisement
Bupati Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat atas dukungannya. Apresiasi khusus ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat. Dukungan ini terwujud melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.
Program Inpres Jalan Daerah dinilai sangat bermanfaat bagi Kabupaten Sumedang dalam upaya peningkatan infrastruktur. “Terima kasih kepada Bapak Presiden atas program Inpres Jalan Daerah yang sangat bermanfaat bagi Kabupaten Sumedang. Terima kasih juga kepada Kementerian Pekerjaan Umum, BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat, serta seluruh pihak yang telah mewujudkan perbaikan ruas jalan ini,” tutup Dony.
Selain perbaikan di Ujungjaya, Pemkab Sumedang juga akan memperbaiki ruas jalan Burujul-Sanca di Kecamatan Buahdua. Jalan sepanjang 4 kilometer ini direncanakan akan dibangun pada akhir bulan Januari. Alokasi anggaran untuk proyek ini mencapai Rp36 miliar, juga bersumber dari Inpres Jalan Daerah.
Advertisement
Secara keseluruhan, perbaikan infrastruktur Sumedang ini diharapkan dapat memberikan dampak ganda. Selain meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara, proyek ini juga ditujukan untuk memperlancar arus distribusi barang dan jasa. Hal ini krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah yang terdampak.
Sumber: AntaraNews