Pemkab Pekalongan Siapkan Bibit Padi Pengganti, Jamin Petani Kembali Berproduksi Pasca-Banjir

Pemerintah Kabupaten Pekalongan bergerak cepat menyiapkan bibit padi pengganti bagi petani yang lahan sawahnya terdampak banjir, memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pemkab Pekalongan Siapkan Bibit Padi Pengganti, Jamin Petani Kembali Berproduksi Pasca-Banjir
Pemerintah Kabupaten Pekalongan bergerak cepat menyiapkan bibit padi pengganti bagi petani yang lahan sawahnya terdampak banjir, memastikan ketahanan pangan daerah tetap terjaga. (AntaraNews)

Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan bibit padi pengganti. Upaya ini ditujukan khusus bagi para petani yang lahan sawahnya kini mengalami dampak serius akibat banjir.

Wakil Bupati Pekalongan, Sukirman, pada Jumat (23/1), menyatakan bahwa tercatat sekitar 423 hektare lahan pertanian di wilayahnya terdampak genangan air. Pemkab berkomitmen untuk tidak membiarkan petani berhenti produksi terlalu lama.

Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah. Pemkab terus memantau kondisi lahan guna memastikan penanganan yang tepat dan cepat.

Pemkab Pekalongan secara intensif memantau kondisi lahan pertanian yang tergenang banjir. Fokus utama adalah mengidentifikasi apakah lahan tersebut masuk kategori puso atau tidak, yang berarti gagal panen total.

Wakil Bupati Sukirman menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin petani terlalu lama menghentikan aktivitas produksi. Hal ini mengingat potensi dampak negatif terhadap ketahanan pangan lokal dan perekonomian warga.

Pemantauan berkelanjutan ini menjadi krusial agar petani dapat segera menanam kembali begitu kondisi lahan memungkinkan. Kecepatan respons pemerintah menjadi kunci dalam upaya pemulihan ini.

Sebagai langkah antisipasi dini terhadap kemungkinan gagal panen, Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah melaporkan kondisi lahan pertanian yang terdampak banjir kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Koordinasi ini penting untuk mendapatkan dukungan lebih lanjut.

Jika nantinya terkonfirmasi terjadi gagal panen, Pemkab Pekalongan akan segera mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah provinsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial yang ditanggung oleh para petani.

Dukungan dari pemerintah provinsi sangat diharapkan untuk mempercepat proses pemulihan. Ini juga menunjukkan sinergi antar tingkatan pemerintahan dalam menghadapi bencana alam.

Selain penanganan dampak banjir, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga terus memperkuat sektor pertanian secara keseluruhan. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi menjaga ketahanan pangan daerah.

Salah satu bentuk dukungan adalah melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani. Bantuan ini merupakan dukungan dari Kementerian Pertanian.

Penyediaan alsintan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Pekalongan. Langkah ini juga selaras dengan program swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi