Pangkalpinang Tetapkan Tua Tunu sebagai Sentra Nanas, Dorong Ekonomi Lokal

Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menetapkan Kelurahan Tua Tunu sebagai sentra nanas, bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui dukungan kepada petani dan UMKM olahan nanas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pangkalpinang Tetapkan Tua Tunu sebagai Sentra Nanas, Dorong Ekonomi Lokal
Pemerintah Kota Pangkalpinang resmi menetapkan Kelurahan Tua Tunu sebagai sentra nanas, bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui dukungan kepada petani dan UMKM olahan nanas. (AntaraNews)

Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, telah mengambil langkah strategis dengan menetapkan Kelurahan Tua Tunu sebagai daerah sentra nanas. Inisiatif ini bertujuan utama untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat secara signifikan. Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, secara langsung mengumumkan keputusan penting ini belum lama ini.

Penetapan Tua Tunu sebagai sentra nanas merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah. Pemkot Pangkalpinang berkomitmen penuh untuk mengembangkan komoditas unggulan yang khas dari daerah tersebut. Bantuan akan disalurkan kepada para petani dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mendukung pengembangan usaha pertanian nanas ini.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi nanas segar, tetapi juga mendorong inovasi produk olahan. Produk olahan nanas dari Tua Tunu bahkan sudah berhasil menembus pasar yang lebih luas. Hal ini menunjukkan potensi besar bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan warga.

Pemkot Pangkalpinang menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus kepada Kelurahan Tua Tunu. Fokus utama adalah meningkatkan produksi nanas secara berkelanjutan di wilayah tersebut. Bantuan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari pembinaan hingga penyediaan sarana prasarana pertanian.

Tidak hanya petani nanas, pelaku UMKM juga akan menerima dukungan yang sama. Hal ini krusial agar mereka dapat mengolah nanas menjadi berbagai produk bernilai tambah. Peningkatan produksi dan diversifikasi produk diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna menegaskan pentingnya koordinasi antarlembaga. Pemerintah kota akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan. Tujuannya untuk memastikan pengembangan potensi unggulan di setiap daerah dapat berjalan optimal.

Produk makanan olahan berbahan baku nanas dari Tua Tunu telah menunjukkan daya saing yang kuat. Pemasaran produk-produk ini tidak lagi terbatas pada pasar lokal saja. Kini, produk olahan nanas dari Tua Tunu sudah berhasil menembus pasar luar daerah, memperluas jangkauan konsumen.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata potensi ekonomi yang dimiliki nanas Tua Tunu. Pelaku UMKM terus berinovasi dalam menciptakan produk-produk berkualitas tinggi. Kualitas dan keunikan produk menjadi kunci utama dalam menarik minat konsumen.

Bahkan, produk makanan olahan nanas ini telah menarik perhatian pasar luar negeri. Terdapat permintaan dari Australia yang menunjukkan minat terhadap produk tersebut. Pemerintah akan terus mendorong ekspansi pasar ini untuk meningkatkan ekspor dan memperkenalkan nanas Tua Tunu ke kancah global.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi