Menko Luhut Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4 Persen di 2021, Lebih Baik dari Banyak Negara

Luhut mengatakan, kinerja ekonomi nasional yang mulai pulih ini jadi pertanda keberhasilan program relaksasi sosial yang dilakukan secara bertahap.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Menko Luhut Ramal Ekonomi RI Tumbuh 4 Persen di 2021, Lebih Baik dari Banyak Negara
Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di sepanjang 2021 ini bakal mencapai 4 persen. Capaian tersebut dianggap jauh lebih baik dibanding banyak negara yang pertumbuhan ekonominya kembali terkontraksi akibat peningkatan kasus pandemi Covid-19.

Luhut mengatakan, kinerja ekonomi nasional yang mulai pulih ini jadi pertanda keberhasilan program relaksasi sosial yang dilakukan secara bertahap.

"Keberhasilan menurunkan kasus dengan cepat, pembukaan dilakukan secara bertahap, itu mampu menahan perlambatan ekonomi," ujar Luhut dalam acara Rakornas Anugerah Layanan Investasi 2021, Rabu (24/11).

Menurut perkiraannya, pertumbuhan ekonomi bakal terus berlanjut. "Jadi pertumbuhan ekonomi kita bisa diramalkan akan lebih baik, dan kita melihat pada kuartal IV-2021 ini kita akan bisa mungkin dekat 5 persen, dan kemudian tahun ini mungkin sekitar 4 persen pertumbuhan ekonomi kita," paparnya.

Pencapaian itu disebutnya jauh lebih baik dibanding negara-negara besar dunia lain. Pembatasan sosial dan relaksasi ekonomi secara bertahap jadi kunci terpenting, sehingga membuat Indonesia masuk dalam kategori level 1 dengan tingkat penularan Covid-19 rendah menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC).

"Tapi itu jauh lebih bagus dari banyak negara yang ada di sekitar kita. Jadi biar Anda tahu, yang level 1 sekarang ini ada India, China, Jepang, Taiwan, kemudian Indonesia," kata Luhut.

"Kalau di Eropa saya enggak tahu, semua naik. Negara-negara yang katanya hebat seperti Jerman, Italia, Prancis, Israel, Belanda, bahkan Belanda sampai demo lagi menghadapi ini. Malah Jerman sampai minta bantu Italia untuk rumah sakit karena sudah penuh," bebernya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi