Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkeu Sri sebut ketidakpastian dunia ikut pukul kinerja BUMN

Menkeu Sri sebut ketidakpastian dunia ikut pukul kinerja BUMN kunjungan menteri ke kantor layanan ekspor impor. ©2017 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ketidakpastian kondisi perekonomian global menjadi tantangan bagi tersendiri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebab, perusahaan pelat merah akan kesulitan menjual barang maupun jasanya keluar negeri.

Ketidakpastian ini salah satunya akibat pemerintah Amerika Serikat belum menentukan komitmen arah kebijakan perdagangannya.

"Saya baru saja kembali setelah mengikuti pertemuan dengan negara G-20 di Jerman. Dari hasil pertemuan tersebut, masih belum ada kepastian soal perdagangan global. Ini jadi tantangan tersendiri bagi BUMN kita," ungkap Menteri Sri di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/3).

Menkeu Sri mengatakan BUMN akan menghadapi kondisi sulit, apabila negara pasar ekspor seperti Amerika Serikat secara terang-terangan menyebut akan melakukan review terhadap kebijakan perdagangannya.

"Karena kalau tidak salah ekspor kita sekitar 16 persen langsung ke AS. AS akan melihat negara-negara yang terus menerus mengalami surplus terhadap AS, maka mereka akan diteliti apakah eksportir melakukan praktik-praktik persaingan yang tidak adil," ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, negara pesaing Indonesia akan mulai mencari cara bagaimana agar kepentingan ekspor mereka lebih dipertimbangkan oleh negara tujuan. Hal ini tentu akan berpotensi mengganggu pasar ekspor BUMN Indonesia selama ini.

"Jadi nanti semua memikirkan kepentingan masing masing bukan lagi kepentingan bersama. Ini harus kita antisipasi untuk menjaga ekspor kita ke seluruh negara tidak hanya AS," ungkapnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP