Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait mendesak CEO Lippo Group, James Riady untuk segera mengembalikan dana konsumen apartemen Meikarta yang mencapai Rp26,8 miliar. Desakan ini disampaikan langsung dalam acara Mediasi Pengaduan Konsumen Meikarta yang digelar di Jakarta, Rabu (23/4).
Maruarar yang akrab disapa Ara mengungkapkan, berdasarkan data dari laporan Pengaduan Konsumen Perumahan Terpadu BENAR-PKP, terdapat 118 pengaduan terkait proyek Meikarta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 102 konsumen telah melengkapi data administrasi mereka.
"Total dari 118 (konsumen) ada Rp26,8 miliar. Yang baru menyerahkan (data) baru 102.Bapak (Dirjen Kawasan Permukiman Fitrah Nur), sudah yakin? Sudah cross check?" kata Ara.
Meski mayoritas data telah masuk, Ara menyebut masih ada 16 konsumen lainnya yang belum menyerahkan berkas. Dia pun mengimbau agar seluruh konsumen yang belum melengkapi dokumen segera menyelesaikannya paling lambat sebelum 1 Mei 2025.
Tak berhenti di situ, Ara secara gamblang meminta kepada James Riady agar dana konsumen tersebut bisa dikembalikan dalam waktu tiga bulan ke depan, tepatnya sebelum tanggal 23 Juli 2025.
"Saya minta waktunya tiga bulan. Cukup tiga bulab dari sekarang," tegas dia.
Advertisement
Sebagai bentuk komitmennya, Ara bahkan menyatakan kesediaannya untuk menyerahkan seluruh gaji yang dia terima sebagai penasihat di Rumah Sakit Siloam yang juga merupakan bagian dari bisnis keluarga Riady untuk membantu proses pengembalian uang kepada para konsumen Meikarta.
"Saya akan serahkan semua gaji yang saya terima dari (RS) Siloam sebagai advisor. James, John, boleh sekali ini ikut saya? You bayarkan itu,” tutup Ara.