LRT Berbayar Mulai Bulan Depan, Bank DKI Siapkan Sistem Pembayaran

Rabu, 27 November 2019 20:03 Reporter : Dwi Aditya Putra
LRT Berbayar Mulai Bulan Depan, Bank DKI Siapkan Sistem Pembayaran LRT. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - LRT Jakarta rencananya akan resmi beroperasi secara komersial dengan tarif Rp5.000 per sekali perjalanan flat (rata) mulai 1 Desember mendatang. Dengan integrasi fisik di stasiun Velodrome yang berhubungan langsung dengan koridor TransJakarta, masyarakat dapat langsung membayar dengan sekali tap out di koridor skybridge dan langsung menumpang bus TransJakarta dengan dikenakan harga total perjalanan sebanyak Rp8.500.

Penggunaan LRT diprediksi bakal ramai. Bank DKI pun menyiapkan strategi menggarap pasar LRT ini. Perbankan menyatakan siap untuk mendukung sistem pembayaran non tunai (cashless) untuk LRT Jakarta. Komitmen ini sebagai upaya dalam rangka mendorong pengembangan sektor transportasi publik di Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufaini mengatakan, sistem pembayaran non tunai tersebut akan menggunakan kartu JakCard dan Jak Lingko Bank DKI di LRT Jakarta.

"Ini merupakan potensi yang besar bagi Bank DKI untuk terus mendorong transaksi non tunai," ujar Herry di Jakarta, Rabu (27/11).

Dia mengatakan, layanan non tunai Bank DKI di LRT Jakarta, semakin melengkapi layanan sistem pembayaran di sektor transportasi publik. Sebelumnya JakCard dan Jak Lingko Bank DKI dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran di Transjakarta termasuk Trans Mikro, MRT Jakarta dan Railink Kereta Bandara Soekarno Hatta.

"Penerapan transaksi non tunai di transportasi public merupakan bentuk dukungan Bank DKI terhadap program kerja Pemprov DKI Jakarta yang mendorong penggunaan transportasi publik di DKI Jakarta dan mewujudkan less cash society," jelasnya.

1 dari 1 halaman

Cara Isi Ulang

Dia menambahkan, Jakcard dan Jaklingko bisa didapatkan dan bisa dilakukan isi ulang di halte Transjakarta, Monumen Nasional, dan Taman Margasatwa Ragunan. Selain itu untuk mempermudah pengisian ulang Jakcard dan Jaklingko kapan saja dan dimana saja dapat dilakukan melalui Near Field Communication (NFC) JakOne Mobile.

Adapun isi ulang dengan NFC JakOne Mobile, di mana pengguna memilih menu Isi Ulang JakCard kemudia memilih opsi Cek atau Perbaharui Saldo. Setelah itu pengguna cukup menempelkan JakCard di bagian belakang smartphone yang sudah memiliki fitur NFC.

Jakcard juga dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran tempat rekreasi yang ada di DKI Jakarta seperti, Monumen Nasional, Ragunan, Taman Impian Jaya Ancol dan beberapa Museum Fatahillah, Museum Seni Rupa dan Keramik yang berlokasi di Kota Tua.

"Integrasi sektor transportasi publik berikut dengan sistem pembayaran yang modern, nyaman dan aman menjadi penting dalam mewujudkan ekosistem transaksi non tunai di DKI Jakarta," pungkas Herry. [idr]

Baca juga:
Mulai 1 Desember 2019, Tarif LRT Jakarta Dipatok Rp5.000
Para Arsitek Indonesia yang Karyanya Diakui Dunia
Sosok Arvilla Delitriana, Insinyur yang Bikin Jembatan Melengkung LRT di Jakarta
Long Span LRT Menjadi yang Terpanjang di Dunia
Proyek LRT Tahap II dari Cibubur - Bogor Bakal Habiskan Dana Rp12 Triliun
Menhub Budi Beri Sinyal Harga Tiket LRT Tak Sampai Rp12.000

Topik berita Terkait:
  1. LRT
  2. Transportasi Umum
  3. Bank DKI
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini