Kemenkum Kalsel Dorong Penguatan Identitas Koperasi Desa Merah Putih untuk Daya Saing Ekonomi

Kemenkum Kalsel aktif mendorong penguatan identitas Koperasi Desa Merah Putih di Kalimantan Selatan, menekankan pentingnya merek untuk meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat dan mendukung ekonomi kerakyatan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Kemenkum Kalsel Dorong Penguatan Identitas Koperasi Desa Merah Putih untuk Daya Saing Ekonomi
Kemenkum Kalsel aktif mendorong penguatan identitas Koperasi Desa Merah Putih di Kalimantan Selatan, menekankan pentingnya merek untuk meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat dan mendukung ekonomi kerakyatan. (AntaraNews)

Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kalimantan Selatan terus berupaya memperkuat sektor ekonomi kerakyatan di wilayahnya. Salah satu fokus utamanya adalah mendorong pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat identitas usaha mereka. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha yang lebih terarah dan dikenal luas.

Kepala Kemenkum Kalimantan Selatan, Alex Cosmas Pinem, menegaskan pentingnya merek sebagai identitas dan pembeda bagi koperasi desa dan kelurahan. Penekanan ini disampaikan Alex di Banjarbaru pada Jumat, 5 Maret 2026, dalam sebuah kegiatan pemberdayaan.

Alex Pinem menjelaskan bahwa jumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kalimantan Selatan cukup besar dan memiliki potensi strategis. Penguatan koperasi ini merupakan bagian integral dari program pemerintah pusat dalam membangun ekonomi kerakyatan dari tingkat desa.

Merek memiliki peran krusial sebagai alat pembeda antara produk atau jasa satu dengan yang lainnya di pasar. Alex Cosmas Pinem menekankan bahwa merek bukan hanya sekadar nama atau logo, melainkan juga mencerminkan kualitas layanan dan konsistensi pengelolaan usaha koperasi.

Dalam konteks merek, terdapat dua bentuk utama, yaitu merek barang dan merek jasa. Bagi koperasi yang mungkin belum memiliki produk fisik, Alex menyarankan untuk memulai dengan membangun merek jasa atau identitas layanan yang kuat. Hal ini akan membantu koperasi mudah dikenali oleh masyarakat.

Identitas yang kuat melalui merek akan mendukung pengembangan usaha, bahkan dari layanan sederhana sekalipun. Merek yang baik harus didukung oleh kualitas layanan prima, tata kelola usaha yang transparan, serta ciri khas yang membedakan koperasi tersebut dari usaha lain.

Melalui kegiatan pemberdayaan yang digagas Kemenkum Kalsel, koperasi desa dan kelurahan didorong untuk membangun identitas merek secara kolektif. Pendekatan merek kolektif ini dianggap penting mengingat sifat koperasi yang melibatkan banyak anggota.

Identitas kolektif ini bertujuan agar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki ciri khas yang kuat dan dikenal luas oleh masyarakat. Ini merupakan langkah awal yang strategis untuk memperkuat posisi koperasi di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.

Selain itu, Alex Pinem juga menyoroti pentingnya dukungan regulasi di tingkat daerah untuk memperkuat pemberdayaan produk lokal dan kekayaan intelektual. Ia berharap pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan dapat mendorong lahirnya peraturan daerah yang mendukung pengembangan produk lokal serta pemanfaatan kekayaan intelektual masyarakat.

Dukungan regulasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi ekonomi desa dan kelurahan. Alex Pinem menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, berharap manfaat nyata dapat dirasakan dalam pengembangan koperasi di Kalimantan Selatan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi