Kasus Gagal Polis Sebabkan Jiwasraya Telan Kerugian Capai Rp37 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2020 20:56 Reporter : Dwi Aditya Putra
Kasus Gagal Polis Sebabkan Jiwasraya Telan Kerugian Capai Rp37 Triliun Ilustrasi Jiwasraya. ©2020 Liputan6.com

Merdeka.com - Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Hexana Tri Sasongko menyebut kerugian negara akibat kasus gagal bayar sebesar Rp16,8 triliun. Jumlah perhitungan tersebut setelah dia dapat dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Dia mengatakan, kerugian temuan BPK hanya sebatas kerugian investasi, sehingga masih terdapat kerugian yang harus ditanggung oleh pemegang saham.

"Nilai tersebut belum meliputi seluruh kerugiaan Jiwasraya (Rp16,8 triliun) belum final. BPK sudah melakukan audit investigasi terhadap kerugian negara. Total kerugian negara terkait investasi senilai Rp 16,8 triliun," ujarnya ujarnya saat video conference di Jakarta, Minggu (4/10).

Adapun kata dia, jika dihitung-hitung total kerugian diperkirakan mencapai Rp37 triliun. Kerugian tersebut membuat negara memutuskan menanggung sebagian.

"Manajemen baru dibantu konsultan independen telah menghitung kebutuhan dana yang diperlukan untuk penyelamatan pemegang polis," ucapnya.

Di menambahkan, pemberian penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp22 triliun diutamakan untuk program penyelamatan Jiwasraya. Sehingga dana tersebut bisa menyelesaikan semua masalah dan menyelesaikan semua kewajiban pembayaran polis kepada para nasabah.

"Total dana melalui PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) sebesar Rp22 triliun, dan itu didahului oleh program penyelematan Jiwasraya," ucapnya. [azz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini