Jokowi: APBN Itu Uang Rakyat, Jangan Belikan Barang Impor

Selasa, 24 Mei 2022 19:05 Reporter : Idris Rusadi Putra
Jokowi: APBN Itu Uang Rakyat, Jangan Belikan Barang Impor Presiden Jokowi. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa APBN, APBD, dan anggaran BUMN berasal dari uang rakyat. Sehingga keliru besar jika dibelanjakan untuk produk-produk impor.

"Seperti yang saya sampaikan di Bali, karena ini uang rakyat, APBN, APBD, BUMN, ini uang rakyat ya jangan toh kita belikan barang-barang impor, keliru besar sekali kita kalau melakukan itu," kata Presiden Jokowi dalam pengarahannya dan evaluasi Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Balai Sidang Jakarta (JCC), Jakarta, Selasa (24/5).

Presiden Jokowi menyampaikan, anggaran dalam APBN mencapai Rp2.714 triliun, sedangkan APBD Rp1.197,2 triliun. Jumlah anggaran semakin besar jika ditambah dengan anggaran BUMN.



Dengan anggaran sebesar itu, kata Presiden, penggunaannya harus optimal dan tepat sasaran untuk mencapai target-target pembangunan dan kesejahteraan.

"APBN kita, APBD kita, anggaran yang ada di BUMN betul-betul harus kita pegang erat, agar pemanfaatannya bisa betul-betul fokus ke titik yang kita tuju, karena uang gede sekali. APBN kita Rp2.714 triliun, APBD Rp1.197,2 triliun, gede sekali, plus BUMN," kata Presiden Jokowi.

2 dari 2 halaman

Optimalisasi Belanja untuk Produk Lokal

Presiden meminta seluruh jajaran kementerian/lembaga dan juga jajaran di pemerintah daerah memiliki pemikiran yang sejalan mengenai pentingnya optimalisasi belanja anggaran negara untuk produk lokal, bukan produk impor.

Dia menekankan saat ini kondisi ekonomi global masih terdampak ketidakpastian akibat perang di Ukraina. Ketidakpastian itu berdampak pada seluruh negara, termasuk Indonesia.

"Inilah yang semuanya kita harus memiliki perasaan yang sama, betapa sekarang ini keadaan yang tak mudah, keadaan yang tak gampang," ujar Presiden Jokowi.

Baca juga:
April 2022, Pembiayaan APBN Melalui Utang Turun 62,4 Persen
Per 13 Mei 2022, Realisasi Anggaran PEN Capai Rp80,79 Triliun
Harga Minyak Naik, Realisasi Subsidi per April 2022 Meningkat Jadi Rp56,62 T
Pemerintah Gelontorkan Rp750 Triliun untuk THR Hingga Bansos
Sri Mulyani Catat APBN Surplus Rp103 Triliun Hingga April 2022
Alternatif Cara Tahan Kenaikan Harga Pertalite dkk Tanpa Tambah Utang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini