Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) dan Singapore Manufacturing Federation (SMF) telah secara resmi memperkuat kolaborasi strategis mereka. Kerja sama ini berfokus pada pengembangan kawasan industri serta sektor manufaktur antara Indonesia dan Singapura. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini menandai langkah penting dalam hubungan ekonomi kedua negara.
Acara penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Singapura pada Jumat, 30 Januari, sebagai bagian dari rangkaian Manufacturing Day Summit. Forum regional ini mempertemukan berbagai pelaku industri, asosiasi, dan pembuat kebijakan dari berbagai negara. Tujuannya adalah untuk mendorong kemitraan, inovasi, serta transformasi industri masa depan di kawasan Asia Tenggara.
Ketua Umum HKI, Akhmad Ma'ruf Maulana, menjelaskan bahwa kolaborasi HKI-SMF ini memiliki beberapa fokus utama. Ini termasuk mendorong promosi dan fasilitasi investasi manufaktur, memperkuat integrasi rantai pasok regional, serta mengembangkan kemitraan di bidang inovasi dan transfer teknologi. Kerja sama ini juga mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia untuk mempercepat hilirisasi industri.
Advertisement
Advertisement
Indonesia dikenal sebagai salah satu basis manufaktur terbesar di Asia Tenggara, dengan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Sektor manufaktur menyumbang lebih dari 18 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Ini menjadikannya motor utama bagi ekspor, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan industri bernilai tambah tinggi.
Didukung oleh lebih dari 175 kawasan industri yang tersebar di berbagai koridor ekonomi strategis, Indonesia terus memperkuat posisinya. Negara ini menjadi hub produksi regional yang menarik bagi relokasi dan ekspansi industri global. Kondisi ini menawarkan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan investasi.
Akhmad Ma'ruf Maulana menegaskan bahwa kemitraan ini akan membuka peluang lebih luas bagi perusahaan Singapura. Mereka dapat memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan oleh kawasan industri di Indonesia. Ini merupakan kesempatan emas untuk pertumbuhan bisnis yang saling menguntungkan.
Advertisement
Advertisement
Kemitraan antara HKI dan SMF ini dipandang sebagai jembatan strategis untuk menghadirkan investasi berkualitas ke Indonesia. Selain itu, kerja sama ini juga akan memfasilitasi transfer teknologi dan pengembangan talenta industri. HKI menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi perusahaan Singapura agar dapat tumbuh bersama di kawasan industri Indonesia.
“HKI siap memfasilitasi perusahaan Singapura untuk tumbuh bersama di kawasan industri Indonesia yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing global," kata Akhmad Ma'ruf Maulana. Pernyataan ini menunjukkan komitmen kuat untuk menciptakan ekosistem industri yang kompetitif. Tujuan akhirnya adalah untuk menarik lebih banyak investasi asing.
Kehadiran Wakil Menteri Perindustrian (Wamenperin) RI, Faisol Riza, pada acara penandatanganan MoU tersebut juga menegaskan komitmen pemerintah Indonesia. Kehadiran beliau menunjukkan dukungan penuh dalam mempererat hubungan ekonomi dengan Singapura. Ini juga bertujuan untuk mempercepat realisasi investasi, transformasi industri, dan penciptaan lapangan kerja bernilai tambah tinggi.
Advertisement
Sumber: AntaraNews