H+2 Lebaran 2019, Kemacetan Berpotensi Terjadi di Sekitar Lokasi Wisata

Kamis, 6 Juni 2019 13:04 Reporter : Dwi Aditya Putra
H+2 Lebaran 2019, Kemacetan Berpotensi Terjadi di Sekitar Lokasi Wisata Ketua Harian Posko Angkutan Lebaran 2019 Gede Pasek Suardika. ©2019 Merdeka.com/Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewaspadai sejumlah ruas jalan di beberapa titik yang bakal berpotensi terjadi kemacetan setelah Lebaran 2019. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruas jalan yang berdekatan dengan area lokasi wisata.

Ketua Harian Posko Angkutan Lebaran, Gede Pasek Suardika, mengatakan kepadatan lalu lintas lokal sudah mulai dirasakan pada hari ini atau H+2 Lebaran. Beberapa kendaraan, mulai terpantau padat memasuki kawasan-kawasan wisata seperti di Bandung dan Puncak Bogor.

Adapun laporan dari Korps Lalu Lintas Polri sejumlah ruas jalan yang menjadi area tujuan wisata favorit telah terpantau mulai padat. Misalnya, di Jalan Raya Lembang, Bandung dan juga Jalan Raya Puncak Bogor dari Simpang Gadog ke arah Puncak Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, di beberapa luas jalan juga terlihat mulai padat akibat pertemuan kendaraan. Salah satunya terjadi di ruas Tol Cikunir arah Cikampek akibat adanya pertemuan kendaraan yang terjadi di tol dalam kota dan JORR.

"Hal menonjol adalah biasanya pada hari Lebaran pertama dan kedua ini terjadi kepadatan lalu lintas lokal karena masyarakat banyak bepergian untuk silaturahmi dan tujuan wisata. Karena itu kami akan terus memantau titik daerah wisata tersebut," kata Gede di Posko Angkutan Lebaran Kementerian Perhubungan, Jakarta Pusat, Kamis (6/6).

Gede mengatakan, sebagai langkah antisipasi pihak Kepolisian akan tetap melakukan pengaturan lalu lintas di area lokasi wisata yang berpotensi padat. Selain itu, Kepolisian juga memiliki langkah untuk melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan.

"Korlantas di Lebaran 2019 sudah biasa dan pasti antisipatif, karena ini kan berulang dari tahun ke tahun," kata Gede yang juga menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan Kementerian Perhubungan ini. [bim]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini