Gudang Beras Bulog di Solo Kelebihan Pasokan

Senin, 15 Juli 2019 17:33 Reporter : Arie Sunaryo
Gudang Beras Bulog di Solo Kelebihan Pasokan Beras Bulog. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Beras di gudang Perum Bulog Subdivre III Surakarta mengalami overstock atau kelebihan stok. Berdasarkan catatan, saat ini ketersediaan beras di gudang mencapai 33.800 ton. Sementara penyaluran secara terjadwal yang dilakukan oleh Bulog setiap bulannya hanya 180 ton.

Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta, Mika Ramba Kendenan mengatakan, menumpuknya stok beras tersebut akibat tidak seimbangnya penyerapan dan penyaluran beras di masyarakat.

"Penyaluran kita setiap bulannya saat ini hanya 180 ton. Penyaluran secara terjadwal kita lakukan melalui program bantuan pangan nontunai (BPNT)," ujar Mika, Senin (15/7).

Menurut dia, volume beras yang disalurkan oleh Bulog tersebut hanya sebagian kecil dari total beras yang disalurkan pada program BPNT di Soloraya yang mencapai 3.750 ton/bulan. Selama ini, pihaknya hanya menyalurkan beras di Kabupaten Sragen, Sukoharjo, dan Boyolali.

"Penyaluran kita tidak penuh, Sragen hanya 14.460 KPM (keluarga penerima manfaat, red), Boyolali 4.200 KPM, dan Sukoharjo 980 KPM," katanya.

Padahal, dikatakannya, saat ini Bulog Surakarta masih terus melakukan penyerapan untuk stabilisasi harga beras di pasaran. Menurutnya, rata-rata penyerapan beras Perum Bulog Subdivre III Surakarta sekitar 170-200 ton/hari. Bahkan ada beberapa gudang yang tidak bisa menyerap karena sudah penuh.

"Sesuai arahan pusat, tahun ini kami ditargetkan dapat menyerap beras hingga 75.000 ton," katanya.

Sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kelebihan stok di gudang Bulog, pihaknya melakukan pengiriman ke daerah lain yang membutuhkan. Meski demikian, untuk bisa melakukan pengiriman pihaknya harus menunggu instruksi dari Bulog pusat.

"Untuk pengiriman ini kan pasti menunggu daerah lain yang membutuhkan, kami juga tidak bisa mengajukan. Sifatnya menunggu arahan pusat," pungkas Mika. [idr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini