Deretan Keuntungan Pembangunan Kilang, Termasuk Buka 172.000 Lapangan Kerja

Rabu, 6 November 2019 19:18 Reporter : Merdeka
Deretan Keuntungan Pembangunan Kilang, Termasuk Buka 172.000 Lapangan Kerja Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Megaproyek pembangunan kilang yang sedang digarap PT Pertamina (Persero) diyakini akan memberikan manfaat berganda bagi negara dan masyarakat. Harapannya, akan menciptakan pertumbuhan yang signifikan.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Talullembang mengatakan, dari sisi pendapatan negara, pembangunan kilang akan memberikan dampak signifikan bagi keuangan negara. Cadangan devisa akan meningkat hingga USD 12 miliar per tahun dan penerimaan pajak yang diprediksi mencapai USD 109 miliar.

"Selama ini Pertamina tercatat sebagai kontributor tertinggi bagi keuangan negara melalui pajak, dividen dan signature bonus serta pemasukan lainnya. Inilah salah satu dedikasi Pertamina sebagai perusahaan negara dalam mendukung keuangan negara yang sehat," kata Talullembang, di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (6/11).

Pembangunan dan modernisasi kilang nasional akan menggairahkan industri dalam negeri yang sejalan dengan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai 35 persen. Tentunya hal ini jadi peluang bagi industri dalam negeri untuk bermitra dengan Pertamina untuk menyukseskan megaproyek pembangunan dan pengembangan kilang.

"Belajar dari pengalaman, pembangunan kilang dampaknya sangat signifikan dalam membangun sebuah kota industri dan perdagangan dengan pesat," ujar Talullembang.

Dia mengungkapkan, perekonomian kota yang dibangun kilang juga akan tumbuh dengan cepat. Selain itu industri besar maupun kecil juga tumbuh signifikan. Pasalnya, keberadaan proyek tersebut juga akan menciptakan peluang ‎usaha skala kecil.

1 dari 1 halaman

Buka Lapangan Kerja

Pembangunan kilang juga akan membuka lapangan pekerjaan yang besar. Tercatat lapangan kerja akan tercipta untuk 172.000 orang, baik secara langsung maupun tidak langsung, sejak pekerjaan proyek sampai operasional berjalannya kilang.

"Dengan terbukanya lapangan pekerjaan masyarakat akan mendapatkan sumber penghasilan sehingga daya beli meningkat yang pada gilirannya akan mendorong kehidupan masyarakat yang sejahtera," tandasnya.

Untuk diketahui, Pertamina sedang menggarap enam megaproyek pembangunan kilang, terdiri dari pembangunan dua kilang baru melalui program New Grash Root Refinery (NGR) meliputi kNGRR Tuban dan NGRR Bontang. Serta empat peremajaan dan pengembangan kilang melalui program Refinery Development Master Plan (RDMP) meliputi RDMP Cilacap, RDMP Balikpapan, RDMP Balongan, RDMP Dumai. [idr]

Baca juga:
Pertamina Kebut Pembangunan Kilang, Begini Caranya
Pertamina Belum Selesaikan Negosiasi Harga Lahan untuk Kilang Cilacap
Kilang Pertamina Tak Lagi Produksi Euro 2 Mulai 2026
Chevron Siap Bantu Pertamina dalam Masa Transisi Peralihan Blok Rokan
Kejar Target Produksi, Pertamina EP Bor Sumur di Prabumulih
Kerjasama Pertamina-Aramco Terganjal Penentuan Nilai Kilang Cilacap

Topik berita Terkait:
  1. Kilang
  2. Pertamina
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini