Ajarkan Anak Sekolah soal Listrik, Dirut PLN EPI: Ini Bentuk Kontribusi Perusahaan untuk Mencerdaskan Bangsa

Berbeda dari suasana belajar biasa, anak-anak diajak mengenal listrik langsung dari para pegawai perempuan PLN EPI.

Merdeka.com
Oleh Merdeka.com - Reporter
Ajarkan Anak Sekolah soal Listrik, Dirut PLN EPI: Ini Bentuk Kontribusi Perusahaan untuk Mencerdaskan Bangsa
Ajarkan Anak Sekolah soal Listrik, Dirut PLN EPI: Ini Bentuk Kontribusi Perusahaan untuk Mencerdaskan Bangsa (Merdeka.com)

Anak-anak atau siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) At-Taufieq yang terletak di wilayah Ring 1 perusahaan Kuningan Timur, Jakarta Selatan diberikan edukasi kelistrikan yang bertajuk 'Belajar Listrik Bersama PLN EPI'. Edukasi ini diikuti puluhan siswa dari kelas 3 hingga 5.

Berbeda dari suasana belajar biasa, anak-anak diajak mengenal listrik langsung dari para pegawai perempuan PLN EPI yang tergabung dalam tim Srikandi. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui tayangan presentasi, video, lagu-lagu dan kuis.

Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menegaskan bahwa pendidikan adalah pilar penting dalam membangun bangsa. Dia menyampaikan bahwa perusahaan tidak hanya berperan sebagai penyedia energi primer, tetapi juga turut mendorong kemajuan melalui pendekatan edukatif dan sosial.

"Pendidikan adalah fondasi bagi kemajuan bangsa. PLN EPI tidak hanya berada di garda depan penyediaan energi primer, tapi juga menanamkan kesadaran energi kepada generasi muda. Kegiatan ini adalah bagian dari kontribusi kami untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Iwan dikutip di Jakarta, Jumat (9/5).

Ketua Srikandi PLN EPI, Fanina Andini menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Srikandi Sahabat Anak yang diinisiasi sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan literasi energi. Sekaligus, kegiatan ini menyemarakkan momentum Hari Pendidikan Nasional.

"Kami ingin anak-anak tahu bahwa listrik bukan sesuatu yang datang begitu saja. Ada proses panjang dan kerja keras dibaliknya. Harapannya mereka tumbuh jadi generasi yang paham dan bertanggung jawab dalam menggunakan energi," ujar Fanina.

Menurutnya, perempuan juga punya peran besar disektor energi, bukan hanya sebagai pengguna, tapi juga sebagai inspirator dan penggerak perubahan. “Lewat kegiatan ini, kami ingin hadir dengan hati, menyampaikan ilmu dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami”, tambahnya.

PLN EPI berharap, program edukasi ini tidak berhenti disatu sekolah saja, tetapi bisa terus diperluas ke berbagai wilayah agar semakin banyak anak Indonesia mengenal energi sejak dini dan tumbuh dengan kesadaran terhadap pentingnya listrik yang aman dan berkelanjutan.

Kepala Sekolah MI At-Taufieq, Ibu Bayina, menyambut baik kehadiran tim PLN EPI. Dia menyebut kegiatan ini membuat siswa lebih semangat belajar karena bisa melihat langsung praktik dan penjelasan nyata dari orang-orang dari perusahaan PLN EPI.

Rekomendasi