Genosida Israel di Gaza terus berlanjut. Para pejuang Hamas pun terus melakukan perlawanan hingga mengakibatkan banyak tentara Israel tewas mengenaskan.
Salah satu yang terbaru, seorang tentara Israel bernama Avraham Azoulay, tewas di tangan pejuang Hamas, Kamis (9/7/2025) lalu.
Avraham diketahui sedang mengoperasikan sebuah bulldozer dan menghancurkan bangunan-bangunan di Gaza. Secara tiba-tiba pejuang Hamas keluar dari reruntuhan bangunan lalu kemudian menyerangnya hingga terbunuh saat berusaha lari ketakutan.
Belakangan, fakta terbaru terungkap. Tentara penjajah Israel tersebut ternyata pernah menyerang Masjidil Aqsha 3 bulan lalu. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut.
Advertisement
Tentara Israel yang Tewas di Tangan Hamas Pernah Serang Masjidil Aqsha
Fakta tersebut terungkap dalam sebuah video di akun Tiktok @wise.fixer. Dalam video tersebut, seorang perempuan barat mengungkap Avraham Azoulay ternyata pernah menyerang Masjidil Aqsha tiga bulan sebelum tewas di tangan Hamas.
“Ini Abraham Azulai, tentara IOF yang terbunuh di Khanynis saat operasikan buldozer. 3 bulan lalu muncul fotonya buat ledakan di Masjidil Aqsha, di hari pernikahannya,” ucap perempuan dalam video tersebut.
Perempuan pendukung Palestina itu menyatakan militer Israel mendramatisasi kematian Avraham. Mereka mengklaim Abraham Azulai adalah seorang heroik yang berusaha menyerang Hamas yang muncul dari reruntuhan bangunan yang dianggap sebagai terowongan rahasia.
“Namun tiba-tiba Gaza membuka video. Terungkap Hamas bukan muncul dari terowongan, tapi dari reruntuhan. Orang ini (Abraham Azulai) sama sekali tak lakukan perlawanan. Ia berusaha kabur dan tertembak layaknya seorang pengecut,” jelasnya.
GAZAMAN > Superman pic.twitter.com/LapYgizzXp
— Warfare Analysis (@warfareanalysis) July 12, 2025
Advertisement
Jasad Tergeletak di Medan Pertempuran
Menurut sumber Hamas, dikatakan jika Avraham tidak melakukan perlawanan sama sekali ketika berhadapan dengan pasukan Hamas. Saat ia terbunuh, jasadnya pun dibiarkan tergeletak di medan pertempuran oleh Hamas.
“Pejuang gaza tidak dapat perlawanan dari IOF. Lucuti orang ini dan pergi meninggalkan jasadnya tergeletak. Pejuang pergi bukan karena dihentikan IOF seperti diberitakan,” lanjut perempuan tersebut.
Dalam sebuah video yang dirilis Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, nampak jelas terlihat Avraham saat kejadian tengah mengoperasikan buldozer dan menghancurkan bangunan-bangunan di Gazza.
Ketika pejuang Hamas muncul dari reruntuhan dan menembak ke arah buldozer, tentara zionis itu nampak langsung turun dan lari terbirit-birit. Namun peluru pejuang Hamas tepat mengenainya dan mengakhiri hidupnya di dunia.
Pejuang Hamas lantas mengambil senjatanya dan meninggalkan mayat tentara Israel itu tergeletak di atas tanah.
Pemakaman Avraham pun berlangsung sangat dramatis. Dalam video yang diunggah akun X @warfareanalysis beberapa orang yang hadir dalam pemakamannya menangis histeris.
Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada rekannya yang tewas saat berusaha kabur terbirit-birit ketika bertemu pejuang Hamas itu.
@wise.fixer ♬ original sound - Gamargae_16