Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan gelar Jenderal Kehormatan bintang empat kepada dua purnawirawan TNI-Polri, yaitu Komjen Pol (Purn) Ahmad Dofiri dan Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago.
Upacara penganugerahan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, sebelum pelantikan keduanya untuk jabatan baru. Ahmad Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, sementara Djamari Chaniago menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa gelar kehormatan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka selama puluhan tahun. Menurut Prabowo, keduanya adalah putra terbaik bangsa yang telah berkontribusi signifikan di TNI dan Polri.
Selain Dofiri dan Chaniago, sejumlah purnawirawan TNI lainnya juga sebelumnya sudah lebih dulu menerima gelar Jenderal Kehormatan bintang empat dari Presiden Prabowo. Berikut adalah daftar lengkap purnawirawan yang dianugerahi gelar kehormatan ini.
Advertisement
Ahmad Dofiri lahir di Indramayu pada 4 Juni 1967 dan merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1989. Ia memiliki karier cemerlang di Polri, termasuk menjabat sebagai Wakapolri pada akhir 2024 dan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri sejak 2021.
Dofiri dikenal karena kepemimpinannya dalam sidang Komisi Kode Etik Polri yang berujung pada pemecatan Ferdy Sambo.
Setelah menerima gelar Jenderal Kehormatan, Dofiri dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden. Ia diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Advertisement
Djamari Chaniago, kelahiran Padang pada 8 April 1949, adalah lulusan Akabri tahun 1971 dari Korps Infanteri. Pangkat terakhirnya adalah Letnan Jenderal, dan ia pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad serta Kepala Staf Umum TNI.
Djamari memiliki pengalaman dalam berbagai operasi militer, termasuk Operasi Seroja di Timor-Timur.
Setelah menerima gelar kehormatan, Djamari dilantik sebagai Menko Polkam, menggantikan Budi Gunawan.
Advertisement
Selain Dofiri dan Djamari, berikut adalah daftar purnawirawan TNI yang sebelumnya sudah lebih dulu dianugerahi gelar Jenderal Kehormatan bintang empat oleh Presiden Prabowo:
- Jenderal Polisi Kehormatan (Hor) Agus Andrianto: Lahir di Blora pada 16 Februari 1967. Agus adalah lulusan Akpol 1989 dan saat ini menjabat sebagai Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin: Lahir di Ujung Pandang pada 30 Oktober 1952, Sjafrie adalah lulusan Akmil 1974 dan saat ini menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Muhammad Herindra: Lahir di Magelang pada 30 November 1964, Herindra adalah lulusan terbaik Akademi Militer 1987 dan saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Agus Sutomo: Lulusan Akmil 1984, Agus dikenal sebagai prajurit pasukan elite dan pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus.
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) Yunus Yosfiah: Tokoh militer yang pernah menjabat sebagai Menteri Penerangan pada masa pemerintahan BJ Habibie.
- Jenderal TNI Kehormatan (Purn) (KKO) Ali Sadikin: Mantan Gubernur DKI Jakarta yang menerima gelar secara anumerta.
Advertisement
Pemberian gelar Jenderal Kehormatan ini merupakan bentuk pengakuan atas dedikasi dan pengabdian purnawirawan TNI-Polri kepada bangsa. Gelar ini tidak hanya mengakui prestasi mereka di bidang militer dan kepolisian, tetapi juga kontribusi mereka dalam pemerintahan dan masyarakat.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya menghargai jasa-jasa para purnawirawan yang telah berjuang untuk negara. Kedua purnawirawan ini adalah figur dan putra terbaik bangsa,” ujarnya dalam acara penganugerahan.