Bunga lonceng Canterbury dikenal lewat bentuk kelopaknya yang menyerupai cangkir kecil bersusun pada satu tangkai. Warnanya beragam, dari ungu, biru, merah muda, sampai putih, sehingga sering dipakai sebagai penghias taman rumah. Cara menanam bunga lonceng Canterbury sebenarnya tidak rumit asal mengikuti tahapan yang tepat sejak awal.
Tanaman hias ini termasuk jenis yang bisa tumbuh baik di pot maupun langsung di tanah halaman. Tangkainya bisa mencapai puluhan sentimeter, sehingga cocok diletakkan di bagian belakang taman atau sebagai latar untuk tanaman yang lebih pendek. Banyak orang memilih bunga ini karena perawatannya tergolong mudah dilakukan pemula.
Pada artikel ini, Merdeka.com telah merangkum dari berbagai sumber tentang cara menanam bunga lonceng Canterbury untuk mempercantik halaman rumah Anda, Kamis (29/10/2026). Simak langkah-langkah lengkapnyanya sebelum mulai menanam tanaman hias ini di halaman rumah.
Advertisement
1. Pilih Lokasi dengan Pencahayaan yang Sesuai
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385136/original/065963200_1793241699-cdc99ef4-24c1-4b90-85f6-9e761eefa8b4.jpg)
Tentukan lokasi tanam yang mendapat sinar matahari pada pagi hari dan memiliki perlindungan dari terik siang. Bunga lonceng Canterbury memerlukan cahaya untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan bunga. Di wilayah bercuaca panas, naungan pada siang hari dapat membantu mengurangi tekanan akibat suhu tinggi.
Pastikan lokasi tersebut memiliki sirkulasi udara dan tidak menampung air setelah hujan atau penyiraman. Jika ditanam di halaman, pilih area yang tidak terhalang bangunan secara terus-menerus. Untuk penanaman dalam pot, tempatkan wadah di area yang mudah dipindahkan apabila tanaman menunjukkan tanda-tanda tidak cocok dengan paparan cahaya.
Advertisement
2. Siapkan Media Tanam dan Wadah
Gunakan tanah yang mampu menyimpan kelembapan tanpa membuat air menggenang. Campuran tanah taman, kompos matang, dan bahan yang membantu memperbaiki drainase dapat digunakan sebagai media tanam. Aduk seluruh bahan hingga merata sebelum memasukkannya ke dalam pot atau menggunakannya pada area taman.
Jika memilih pot, pastikan bagian bawahnya memiliki lubang pembuangan air. Ukuran pot perlu memberi ruang bagi akar untuk berkembang. Bersihkan wadah sebelum digunakan dan hindari penggunaan media yang padat atau berbau akibat pembusukan bahan organik. Persiapan ini membantu mengurangi risiko akar mengalami kerusakan karena kelebihan air.
Advertisement
3. Semai Benih Bunga Lonceng Canterbury
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385137/original/085317100_1793241699-a777679f-0fbc-4251-bc13-546b6e374a9f.jpg)
Bunga lonceng Canterbury dapat ditanam dari benih. Siapkan wadah semai berisi media yang gembur, kemudian sebarkan benih di permukaannya. Benih berukuran kecil sehingga tidak perlu ditanam terlalu dalam. Tekan perlahan agar benih bersentuhan dengan media, lalu semprotkan air untuk menjaga kelembapannya.
Letakkan wadah semai di tempat yang mendapat cahaya tanpa paparan panas berlebihan. Jaga media tetap lembap, tetapi jangan sampai basah terus-menerus. Waktu perkecambahan dapat berbeda bergantung pada kondisi benih, suhu, dan kelembapan. Periksa wadah secara berkala untuk melihat kemunculan kecambah dan memastikan media tidak mengering.
Advertisement
4. Pindahkan Bibit ke Tempat Tanam
Setelah bibit tumbuh dan memiliki beberapa daun sejati, periksa apakah tanaman sudah cukup kuat untuk dipindahkan. Lakukan pemindahan secara hati-hati agar akar tidak rusak. Jika bibit tumbuh berdekatan, pisahkan secara perlahan dan pegang bagian daun, bukan menarik batangnya.
Buat lubang tanam yang cukup untuk menampung akar, kemudian letakkan bibit pada kedalaman yang sama seperti saat tumbuh di wadah semai. Tutup kembali dengan media dan tekan ringan di sekitar pangkal tanaman. Siram secukupnya setelah pemindahan agar tanah menempel pada akar dan bibit dapat beradaptasi.
Advertisement
5. Atur Penyiraman Sesuai Kondisi Tanah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385138/original/097250100_1793241699-0a85c051-75f0-431c-9e04-14995d0b6018.jpg)
Bunga lonceng Canterbury memerlukan pasokan air yang terjaga selama masa pertumbuhan. Periksa permukaan tanah sebelum menyiram. Jika lapisan atas mulai mengering, berikan air secukupnya hingga media lembap. Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan cuaca, ukuran pot, dan kondisi tanah di tempat penanaman.
Hindari menyiram secara berlebihan karena air yang terus menggenang dapat mengganggu akar. Pot yang diletakkan di luar rumah juga perlu diperiksa setelah hujan. Jika media masih basah, tunda penyiraman berikutnya. Sebaiknya arahkan air ke tanah dan hindari membasahi daun secara berlebihan, terutama ketika sirkulasi udara terbatas.
Advertisement
6. Berikan Pupuk dan Pantau Pertumbuhan
Gunakan kompos matang sebagai tambahan bahan organik saat menyiapkan media tanam. Jika pertumbuhan tanaman memerlukan nutrisi tambahan, gunakan pupuk sesuai petunjuk pada kemasan. Hindari pemberian pupuk dalam jumlah berlebihan karena hal tersebut dapat mengganggu pertumbuhan akar dan daun.
Periksa kondisi daun, batang, serta permukaan tanah secara berkala. Daun yang menguning, pertumbuhan yang terhambat, atau batang yang layu dapat menjadi tanda adanya masalah pada air, cahaya, atau kondisi akar. Perbaiki perawatan berdasarkan kondisi yang terlihat dan pastikan tanaman tidak terus-menerus terpapar panas berlebihan.
Advertisement
7. Rawat Tanaman hingga Berbunga
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385139/original/006910200_1793241700-d3b0ea01-839c-4f66-b3e6-ec815536d82e.jpg)
Selama masa pertumbuhan, singkirkan gulma yang mengambil ruang dan nutrisi dari tanaman. Periksa juga bagian daun untuk mengetahui keberadaan hama. Jika menemukan daun yang rusak atau bagian tanaman yang membusuk, tangani penyebabnya dan buang bagian yang sudah tidak dapat dipulihkan agar masalah tidak menyebar.
Bunga lonceng Canterbury umumnya membutuhkan waktu untuk mencapai fase berbunga dan dapat berbunga pada tahun berikutnya, bergantung pada varietas serta kondisi tumbuh. Jangan menganggap tanaman gagal hanya karena belum menghasilkan bunga dalam waktu singkat. Catat perkembangan tanaman dan pertahankan perawatan sesuai kebutuhan sepanjang siklus pertumbuhannya.
Advertisement
Tips Tambahan agar Bunga Lonceng Canterbury Tumbuh Subur
Selain mengikuti tahapan penanaman, perhatikan beberapa kebiasaan perawatan berikut. Penyesuaian sederhana pada penyiraman, pemilihan tempat, dan pemantauan tanaman dapat membantu mengurangi gangguan selama pertumbuhan.
1. Pilih Benih dari Sumber Tepercaya
Periksa kemasan benih untuk mengetahui nama tanaman, tanggal kedaluwarsa, dan petunjuk penyemaian. Benih yang disimpan dengan baik memiliki peluang berkecambah lebih baik. Simpan sisa benih di tempat kering dan ikuti petunjuk penyimpanan pada kemasan.
2. Hindari Tanah yang Selalu Basah
Periksa kelembapan media sebelum menambahkan air. Tanah yang terus basah dapat mengganggu fungsi akar dan meningkatkan risiko pembusukan. Pastikan lubang drainase tidak tersumbat dan keluarkan air yang tertampung di tatakan pot setelah penyiraman.
3. Sesuaikan Tanaman dengan Iklim Setempat
Suhu di sejumlah wilayah Indonesia dapat berbeda dari kondisi tumbuh yang disukai bunga ini. Pilih tempat yang lebih sejuk dan terlindung dari panas siang. Jika tanaman terus mengalami gangguan, evaluasi kembali lokasi dan waktu penanaman.
4. Beri Jarak Antartanaman
Jangan menanam bibit terlalu rapat. Berikan ruang agar daun dan batang dapat tumbuh tanpa saling berhimpitan. Jarak yang cukup membantu sirkulasi udara dan memudahkan Anda memeriksa kondisi tanaman, menyiram media, serta membersihkan gulma di sekitarnya.
5. Periksa Hama dan Penyakit secara Berkala
Amati bagian bawah daun, pucuk, dan pangkal batang saat melakukan perawatan. Jika terlihat hama atau gejala penyakit, kenali penyebabnya sebelum menggunakan produk pengendali. Pisahkan tanaman yang menunjukkan gangguan menular apabila diperlukan untuk mengurangi risiko penyebaran.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban seputar Cara Menanam Bunga Lonceng Canterbury
1. Apakah bunga lonceng Canterbury bisa ditanam di Indonesia?
Bisa dicoba, tetapi keberhasilannya bergantung pada iklim setempat. Tanaman ini lebih menyukai kondisi sejuk sehingga perlu perlindungan dari panas berlebihan dan pengaturan air yang tepat.
2. Berapa lama bunga lonceng Canterbury tumbuh hingga berbunga?
Tanaman ini umumnya berbunga pada tahun kedua karena termasuk tanaman dua tahunan. Waktu berbunga dapat berubah sesuai varietas, suhu, cahaya, dan kondisi perawatan.
3. Apakah bunga lonceng Canterbury bisa ditanam di pot?
Bisa. Gunakan pot berlubang drainase dan media yang tidak menahan air secara berlebihan. Letakkan pot di tempat yang memperoleh cahaya cukup serta terlindung dari terik siang.
4. Berapa kali bunga lonceng Canterbury perlu disiram?
Tidak ada jadwal yang berlaku untuk semua kondisi. Periksa kelembapan tanah dan siram saat lapisan atas mulai mengering. Kurangi penyiraman ketika media masih basah setelah hujan.
5. Mengapa benih bunga lonceng Canterbury tidak kunjung tumbuh?
Penyebabnya dapat berupa benih yang sudah kehilangan daya kecambah, media yang terlalu kering atau basah, serta suhu yang tidak sesuai. Periksa kondisi benih dan jaga media tetap lembap tanpa genangan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385135/original/050960400_1793241699-c5f09c20-e941-433a-acf1-edb88665d5cb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385090/original/065049400_1793237342-5e0aa5e9-35fb-4361-9661-08d4afead440.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384365/original/007460000_1793168322-pexels-kamakshi-72543796-32994324.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9330569/original/054845100_1787388497-0b310791-a7b5-4d00-8f56-0fad8717e860.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384267/original/082797100_1793164603-Gemini_Generated_Image_dycvg4dycvg4dycv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384495/original/015588600_1793174424-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568994/original/093734900_1777425591-kelengneg.jpg)