7 Cara Menyiram Tanaman Hias di Teras agar Tidak Becek

Cara menyiram tanaman hias di teras agar tidak becek dengan mengatur air, pot, tatakan, dan waktu penyiraman.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
7 Cara Menyiram Tanaman Hias di Teras agar Tidak Becek
Menyiram tanaman hias yang benar (AI generated)

Merawat tanaman hias di teras menjadi hal yang harus diperhatikan para pemilik. Namun, kegiatannya juga tetap harus memperhatikan hal sekitar, sesederhana memastikan area tanaman tidak becek tergenang air.

Masalah ini umumnya terjadi, terutama jika tanaman-tanaman diletakkan berdekatan di area yang sama. Air yang seharusnya membantu tanaman tumbuh justru bisa menggenang atau menyebar ke lantai, sehingga membasahi sekitar rumah.

Lantas, bagaimana cara menyiram tanaman hias di teras tanpa membuat area sekitarnya becek? Simak informasi selengkapnya, dihadirkan Merdeka.com, Selasa (15/9).

1. Periksa Kondisi Tanah Sebelum Menyiram

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Memeriksa Kondisi Tanah
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Periksa Kondisi Tanah Sebelum Menyiram (AI generated)

Kesalahan yang sering membuat teras becek adalah menyiram tanaman tanpa memeriksa kondisi tanah. Permukaan tanah yang masih basah sebenarnya belum selalu membutuhkan tambahan air. Jika penyiraman tetap dilakukan, air akan lebih cepat keluar melalui lubang pot dan menggenang di bawahnya.

Sebelum mengambil air, sentuh permukaan tanah menggunakan jari. Jika bagian atas masih terasa lembap, penyiraman bisa ditunda. Pemeriksaan ini juga membantu pemilik tanaman memahami kebutuhan air setiap pot karena kondisi tanah bisa berbeda meskipun semua tanaman berada di tempat yang sama.

Jika permukaan tanah mulai kering, siram secara perlahan dan perhatikan air yang masuk ke media. Cara tersebut membantu air terserap tanpa langsung mengalir keluar dalam jumlah banyak. Penyiraman tidak perlu dilakukan berdasarkan jadwal yang sama setiap hari karena kondisi cuaca dan media tanam dapat berubah.

2. Gunakan Air Secukupnya

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menggunakan Air Secukupnya
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menggunakan Air Secukupnya. (AI generated)

Jumlah air menjadi bagian penting agar kegiatan menyiram tidak membuat teras tergenang. Terlalu banyak menuangkan air dalam waktu singkat membuat media tanam tidak sempat menyerapnya. Akibatnya, sebagian air langsung keluar melalui lubang pot dan jatuh ke lantai.

Gunakan gayung kecil, botol, atau penyiram dengan aliran yang bisa dikendalikan. Tuangkan air secara perlahan di sekitar media tanam, bukan langsung pada satu titik. Cara ini membantu air menyebar dan masuk ke dalam media tanpa mengalir ke sisi pot.

Perhatikan tanda ketika air mulai keluar dari bagian bawah pot. Jika air sudah mengalir banyak, hentikan penyiraman. Tanaman tidak membutuhkan lantai yang basah sebagai tanda bahwa penyiraman sudah cukup. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi media tanam dan kebutuhan tanaman.

3. Pastikan Pot Memiliki Lubang Pembuangan

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Memastikan Pot Memiliki Lubang Pembuangan
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Memastikan Pot Memiliki Lubang Pembuangan (AI Generated)

Lubang pada bagian bawah pot berfungsi membantu mengeluarkan kelebihan air. Namun, air yang keluar dari lubang tersebut bisa langsung membasahi teras jika pot diletakkan tanpa alas. Karena itu, kondisi pot dan cara menampung air perlu diperhatikan.

Gunakan tatakan pot yang ukurannya sesuai dengan wadah tanaman. Tatakan membantu menampung air yang keluar setelah penyiraman sehingga tidak langsung mengalir ke lantai. Jangan biarkan air menggenang terlalu lama di dalam tatakan karena bisa membuat bagian bawah pot terus berada dalam kondisi basah.

Periksa juga apakah lubang pembuangan tersumbat. Lubang yang tertutup tanah atau akar dapat membuat air tertahan di dalam pot. Bersihkan bagian bawah pot secara berkala agar air bisa keluar dengan baik dan penyiraman tidak menyebabkan air menggenang di media.

4. Siram Tanaman pada Waktu yang Tepat

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menyiram Tanaman di Waktu yang Tepat
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menyiram Tanaman di Waktu yang Tepat. (AI Generated)

Waktu menyiram berpengaruh terhadap jumlah air yang tersisa di sekitar tanaman. Penyiraman pada pagi hari memberi kesempatan bagi tanaman dan media tanam untuk menggunakan air sepanjang hari. Kondisi ini juga membantu mengurangi air yang tertinggal di sekitar pot.

Jika tanaman perlu disiram pada sore hari, lakukan ketika matahari mulai berkurang dan hindari menuangkan air secara berlebihan. Penyiraman menjelang malam perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanah agar media tidak terus basah dalam waktu lama.

Tidak semua tanaman membutuhkan penyiraman setiap pagi dan sore. Periksa kondisi media terlebih dahulu. Tanaman yang ditanam dalam pot kecil bisa memiliki kebutuhan berbeda dari tanaman dalam pot besar. Dengan menyesuaikan waktu dan jumlah air, lantai teras bisa tetap terjaga dari genangan.

5. Letakkan Pot di Atas Rak atau Penyangga

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Meletakkan Pot di Atas Rakt
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Meletakan Pot di Atas Rak. (AI Generated)

Pot yang langsung berada di lantai membuat air dari lubang bawah mudah menyebar ke berbagai arah. Kondisi ini semakin terlihat ketika beberapa pot diletakkan berdekatan. Air dari satu pot bisa bercampur dengan air dari pot lain dan membuat area di sekitarnya basah.

Rak tanaman dapat menjadi pilihan untuk mengatur posisi pot. Dengan adanya jarak antara pot dan lantai, air yang keluar lebih mudah ditampung menggunakan wadah di bawahnya. Rak juga membantu mengatur posisi tanaman sehingga area teras tidak dipenuhi pot.

Pilih rak yang mampu menahan berat pot dan tidak mudah bergeser saat terkena air. Susun tanaman dengan memberi ruang di antara setiap pot. Jika menggunakan tatakan, pastikan ukurannya cukup untuk menampung air yang keluar dari pot.

6. Gunakan Alas untuk Menampung Air

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menggunakan Alas untuk Menampung Air
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Menggunakan Alas untuk Menampung Air. (AI generated)

Alas menjadi solusi sederhana bagi pemilik tanaman yang tidak ingin air langsung jatuh ke lantai. Selain tatakan pot, wadah penampung bisa ditempatkan di bawah beberapa pot sekaligus, terutama jika tanaman diletakkan dalam satu kelompok.

Gunakan wadah yang tidak mudah bocor dan ukurannya sesuai dengan jumlah air yang biasanya keluar setelah penyiraman. Hindari menggunakan alas yang terlalu kecil karena air dapat meluber ke lantai. Periksa alas setelah menyiram untuk memastikan tidak ada air yang tertinggal terlalu banyak.

Air yang terkumpul sebaiknya dibuang setelah beberapa waktu. Jangan membiarkannya terus berada di bawah pot karena dapat membuat bagian bawah wadah tetap basah. Kebiasaan mengosongkan alas juga membantu menjaga area sekitar tanaman tetap bersih.

7. Atur Jarak Antarpot agar Air Tidak Menyebar

Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Mengatur Jarak Antarpot
Cara Menyiram Tanaman Hias yang Benar dengan Mengatur Jarak Antarpot (AI generated)

Penempatan pot yang terlalu rapat dapat membuat air sulit dikendalikan. Ketika satu pot mengeluarkan air, alirannya bisa mengenai pot lain atau menyebar ke lantai. Kondisi ini membuat area teras cepat basah meskipun jumlah air yang digunakan tidak banyak.

Beri jarak antara satu pot dan pot lainnya agar setiap wadah memiliki ruang sendiri. Susun tanaman berdasarkan ukuran pot dan kebutuhan airnya. Tanaman yang membutuhkan lebih banyak air bisa ditempatkan pada area yang lebih mudah dibersihkan atau dekat saluran pembuangan.

Pengaturan tersebut juga memudahkan pemilik tanaman ketika ingin memeriksa tanah, membersihkan daun, atau mengangkat pot. Teras akan lebih mudah dirawat karena setiap tanaman memiliki ruang yang cukup dan air tidak langsung berpindah ke pot lain.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menyiram Tanaman Hias

1. Berapa kali tanaman hias di teras harus disiram?

Tidak ada jumlah yang sama untuk semua tanaman. Periksa kondisi tanah dan siram ketika media mulai kering sesuai kebutuhan tanaman.

2. Bagaimana agar air dari pot tidak menggenang di teras?

Gunakan tatakan, periksa lubang pembuangan pot, dan siram secara perlahan dengan jumlah air yang sesuai.

3. Apakah pot tanaman harus diberi tatakan?

Tatakan membantu menampung air yang keluar dari pot sehingga tidak langsung jatuh dan menyebar ke lantai teras.

4. Kapan waktu terbaik menyiram tanaman hias?

Pagi hari menjadi pilihan yang mudah diterapkan. Penyiraman juga bisa dilakukan pada sore hari dengan memperhatikan kondisi tanah.

5. Mengapa air langsung keluar dari bawah pot saat disiram?

Hal itu bisa terjadi karena media tanam sudah cukup basah atau air dituangkan terlalu banyak dalam waktu singkat.

Rekomendasi