Kisah dramatis mewarnai insiden kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada Minggu (13/9). Lima orang anak buah kapal (ABK) berhasil selamat setelah terombang-ambing di tengah lautan selama hampir sembilan jam hanya dengan berpegangan pada satu tabung LPG kosong ukuran tiga kilogram.
Akmal, salah satu ABK yang selamat, menceritakan pengalaman mencekam tersebut saat mendarat di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Selasa (15/9). Ia mengungkapkan bahwa tidak ada sekoci maupun rakit karet yang bisa digunakan saat kapal mengalami musibah.
"Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong," kata Akmal dikutip dari Antara, Selasa (15/9).
Masa-masa kritis itu dimulai ketika para ABK terjun ke laut sekitar pukul 01.00 WITA. Tanpa pelampung memadai, kelimanya harus saling menguatkan dan berjuang melintasi gelombang besar hingga bantuan datang.
"Saya kemudian melihat terdapat korban selamat dan meninggal dunia di atas kapal tunda, tetapi tidak mengetahui secara pasti kondisi para korban sebelum mereka dievakuasi dari laut," ujarnya.
Akmal yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, bertugas sebagai petugas kebersihan di kapal tersebut dan baru bekerja sekitar tiga bulan sebelum insiden terjadi.
Advertisement
Perjuangan Berbuah Manis
Perjuangan mereka berbuah manis ketika sebuah kapal tunda melintas pada Minggu (13/9) sekitar pukul 10.00 WITA dan mengangkat kelimanya dari perairan. Setelah sempat beberapa kali berpindah kapal, Akmal bersama 21 korban selamat lainnya akhirnya dievakuasi menuju Banjarmasin menggunakan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin dari KRI Nala.
KM Virgo Transport 8 bertolak dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9) membawa 243 penumpang, sebelum akhirnya dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA.
Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mencatat perkembangan data korban sebagai berikut:
- Total Korban Ditemukan: 114 orang (108 selamat, 6 meninggal dunia)
- Korban Belum Ditemukan: 129 orang dari total 243 penumpang
- Status Mendarat di Banjarmasin: 110 orang (108 selamat, 2 meninggal dunia)
- Proses Evakuasi Udara: 4 korban meninggal dunia masih dalam proses evakuasi armada udara