Kesalahan menaruh tanaman hias di dalam rumah memang sering tidak disadari. Hal ini terjadi karena pemilik lebih memperhatikan tampilan ruangan daripada kebutuhan tanaman. Alih-alih ingin mempercantik suasana dengan suasana hijau, namun daun justru layu, berubah warna, pertumbuhan melambat, atau bahkan mati.
Menentukan tempat tanaman tidak cukup hanya dengan mencari spot kosong di ruangan. Sejumlah hal seperti cahaya, sirkulasi udara, jarak dari sumber panas, dan menyiram juga perlu diperhatikan sesuai jenis tanaman yang ditata.
Anda sebagai pemilik rumah yang ingin menciptakan area tropis di tempat tinggal, kiranya perlu memperhatikan 8 kesalahan berikut. Simak selengkapnya, dihadirkan Merdeka.com, Sabtu (12/9).
Advertisement
1. Meletakkan Tanaman Jauh dari Sumber Cahaya
Tanaman yang diletakkan terlalu jauh dari jendela bisa kekurangan cahaya. Kondisi ini sering terjadi ketika tanaman ditempatkan di sudut ruangan yang dipilih karena dianggap cocok untuk mengisi ruang kosong.
Tidak semua tanaman membutuhkan cahaya dalam jumlah yang sama. Namun, tanaman tetap perlu mendapatkan cahaya sesuai kebutuhannya agar proses pertumbuhannya berjalan.
Jika tanaman mulai menunjukkan perubahan pada daun atau pertumbuhannya melambat, lokasi penempatan perlu diperiksa. Memindahkan tanaman ke area dengan cahaya yang sesuai bisa menjadi salah satu langkah yang dilakukan.
Advertisement
2. Menaruh Tanaman Tepat di Bawah Pendingin Ruangan
Menaruh tanaman tepat di bawah pendingin ruangan menjadi kesalahan yang sering tidak diperhatikan. Udara yang terus bergerak ke arah tanaman dapat membuat media tanam lebih cepat kehilangan air.
Selain itu, perubahan kondisi udara di sekitar tanaman bisa memengaruhi beberapa jenis tanaman yang membutuhkan lingkungan dengan kelembapan tertentu. Karena itu, posisi tanaman sebaiknya tidak langsung berada di jalur hembusan udara.
Jika tanaman tetap ingin ditempatkan di ruangan berpendingin, pilih lokasi yang tidak terkena hembusan secara langsung. Periksa kondisi tanah sebelum menyiram agar pemberian air tidak dilakukan hanya berdasarkan jadwal.
Advertisement
3. Menempatkan Tanaman Dekat Sumber Panas
Televisi, kompor, oven, dan peralatan elektronik tertentu bisa menghasilkan panas. Meletakkan tanaman terlalu dekat dengan sumber tersebut dapat membuat kondisi di sekitar tanaman berubah.
Tanaman juga sebaiknya tidak diletakkan di area yang menerima panas secara terus-menerus. Jarak dari sumber panas perlu diperhatikan terutama pada ruangan yang digunakan untuk memasak.
Pilih tempat yang memiliki jarak cukup dari peralatan tersebut. Cara ini membuat tanaman tidak terus-menerus berada di sekitar sumber panas dan ruang di sekitarnya tetap bisa digunakan dengan nyaman.
Advertisement
4. Mengabaikan Sirkulasi Udara
Ruangan yang tertutup membuat pergerakan udara menjadi terbatas. Kondisi tersebut sering terjadi ketika tanaman dikumpulkan di sudut ruangan tanpa memberikan ruang di antara satu pot dan pot lainnya.
Tanaman membutuhkan pertukaran udara di sekitarnya. Karena itu, pot sebaiknya tidak ditempatkan terlalu rapat, terutama jika jumlah tanaman dalam satu ruangan cukup banyak.
Memberikan jarak antarpot juga memudahkan pemilik memeriksa daun, batang, dan kondisi tanah. Dengan begitu, perubahan pada tanaman bisa diketahui lebih awal.
Advertisement
5. Menaruh Terlalu Banyak Tanaman di Satu Ruangan
Menambah tanaman secara berlebihan dapat membuat ruang menjadi penuh. Pemilik rumah terkadang terus menambahkan tanaman karena satu pot terlihat cocok dengan dekorasi yang sudah ada.
Jumlah tanaman perlu disesuaikan dengan ukuran ruangan dan kemampuan pemilik merawatnya. Semakin banyak tanaman, semakin banyak pula pot, tanah, air, dan waktu yang perlu diperiksa.
Daripada memenuhi satu ruangan, tanaman bisa dibagi ke beberapa area rumah. Penataan tersebut membuat setiap tanaman memiliki ruang dan lebih mudah diperhatikan.
Advertisement
6. Meletakkan Pot di Jalur yang Sering Dilalui
Pot tanaman yang diletakkan di dekat pintu, tangga, atau jalur berjalan bisa mudah tersenggol. Kesalahan ini bukan hanya berisiko membuat pot jatuh, tetapi juga bisa mengganggu aktivitas penghuni rumah.
Sebelum menentukan posisi, perhatikan kebiasaan orang bergerak di dalam ruangan. Area yang sering dilewati sebaiknya tidak digunakan untuk menaruh pot yang mudah tersenggol.
Pilih sudut yang tetap terlihat tetapi tidak berada di jalur utama. Dengan begitu, tanaman bisa menjadi bagian dari ruangan tanpa mengganggu kegiatan sehari-hari.
Advertisement
7. Tidak Memperhatikan Ukuran Tanaman
Tanaman yang masih kecil sering terlihat cocok ditempatkan di meja atau rak. Namun, ukurannya bisa berubah setelah beberapa waktu sehingga posisi awal tidak lagi sesuai.
Kesalahan menaruh tanaman hias di dalam rumah juga bisa terjadi ketika pemilik tidak memperhitungkan perkembangan tanaman. Tanaman yang semakin besar dapat menutup jendela, memenuhi meja, atau menghalangi jalan.
Karena itu, pertimbangkan ukuran tanaman saat memilih tempat. Jika tanaman diperkirakan tumbuh besar, siapkan area yang cukup sejak awal agar tidak perlu sering memindahkannya.
Advertisement
8. Menganggap Semua Tanaman Membutuhkan Tempat yang Sama
Setiap tanaman memiliki kebutuhan yang berbeda. Tanaman yang bisa tumbuh di satu sudut rumah belum tentu bisa ditempatkan pada kondisi yang sama dengan tanaman lain.
Kesalahan biasanya terjadi ketika semua tanaman dikumpulkan di satu tempat hanya karena terlihat rapi. Padahal, kebutuhan cahaya, air, dan ruang setiap tanaman bisa berbeda.
Sebelum menentukan posisi, kenali kebutuhan dasar tanaman yang dimiliki. Dengan begitu, penempatan tanaman hias di dalam rumah bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar mengikuti tampilan ruangan.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kesalahan Menaruh Tanaman Hias di Dalam Rumah
1. Di mana sebaiknya tanaman hias diletakkan di dalam rumah?
Tanaman sebaiknya ditempatkan sesuai kebutuhan cahaya dan kondisi ruang. Area dekat jendela bisa menjadi pilihan untuk tanaman yang membutuhkan cahaya lebih banyak.
2. Apakah tanaman hias boleh diletakkan di dalam kamar?
Boleh, selama jenis tanaman dan kondisi kamar sesuai. Perhatikan cahaya, sirkulasi udara, serta kebutuhan air tanaman.
3. Mengapa tanaman hias di dalam rumah mudah layu?
Tanaman bisa layu karena kekurangan atau kelebihan air, kurang cahaya, atau ditempatkan pada kondisi yang tidak sesuai dengan kebutuhannya.
4. Apakah tanaman hias harus diletakkan dekat jendela?
Tidak semua tanaman harus berada dekat jendela. Kebutuhan cahaya setiap tanaman berbeda sehingga posisi perlu disesuaikan dengan jenisnya.
5. Berapa banyak tanaman yang sebaiknya ada di dalam rumah?
Tidak ada jumlah yang sama untuk setiap rumah. Jumlah tanaman sebaiknya disesuaikan dengan luas ruangan, cahaya yang tersedia, dan kemampuan merawatnya.