Pohon buah yang tetap subur meski ditanam di tanah berpasir dapat menjadi pilihan untuk memanfaatkan lahan dengan karakter tanah yang ringan dan cepat mengalirkan air. Meskipun cenderung sulit menyimpan kelembapan dan unsur hara, beberapa tanaman mampu beradaptasi dengan kondisi tersebut.
Pemilihan jenis tanaman perlu disesuaikan dengan karakter lahan agar pertumbuhannya tetap optimal. Pohon buah yang tetap subur meski ditanam di tanah berpasir umumnya cukup toleran terhadap kondisi kering dan memiliki drainase yang baik.
Dengan perawatan yang tepat, lahan berpasir tetap dapat dimanfaatkan untuk berkebun. Pohon buah yang tetap subur meski ditanam di tanah berpasir tetap membutuhkan penyiraman, pemupukan, dan tambahan bahan organik agar tumbuh sehat serta produktif.
Berikut Merdeka.com merangkum dari berbagai sumber tentang pohon buah yang tetap subur meski ditanam di tanah berpasir, Jumat (4/9/2026).
Advertisement
1. Mangga (Mangifera indica)
Pohon mangga termasuk tanaman buah tropis yang cukup adaptif dan dapat tumbuh pada tanah berpasir, terutama jika drainasenya baik. Sistem perakarannya yang kuat membantu tanaman memperoleh air dan nutrisi dari lapisan tanah yang lebih dalam. Agar pertumbuhannya tetap optimal, tanah berpasir sebaiknya diberi tambahan kompos atau bahan organik secara berkala.
2. Kurma (Phoenix dactylifera)
Kurma dikenal sangat toleran terhadap kondisi panas, kering, dan tanah berpasir. Tanaman ini banyak dibudidayakan di wilayah dengan curah hujan rendah dan kondisi tanah yang kurang mampu menahan air. Meski demikian, penyiraman tetap diperlukan, terutama saat tanaman masih muda dan ketika memasuki masa pembentukan buah.
3. Jambu Mete (Anacardium occidentale)
Jambu mete merupakan tanaman buah yang cukup tangguh dan mampu beradaptasi pada tanah yang relatif kering serta kurang subur. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir dengan drainase baik dan cocok untuk kawasan yang memiliki cuaca panas. Perawatan berupa pemberian bahan organik dapat membantu menjaga ketersediaan nutrisi di sekitar perakaran.
Advertisement
4. Anggur (Vitis vinifera)
Anggur dapat tumbuh pada tanah berpasir selama media tanam memiliki drainase yang baik dan tetap mendapatkan air serta nutrisi yang cukup. Tanah yang tidak mudah tergenang dapat membantu mengurangi risiko gangguan pada akar. Penambahan kompos juga bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan tanah dalam mempertahankan kelembapan dan unsur hara.
5. Kelapa (Cocos nucifera)
Kelapa menjadi salah satu contoh tanaman buah yang sangat cocok dengan kondisi tanah berpasir. Tanaman ini banyak ditemukan di kawasan pantai dan mampu beradaptasi dengan media yang memiliki drainase cepat. Sistem akar serabutnya membantu pohon memperoleh air sekaligus memberikan kestabilan saat tumbuh di lingkungan terbuka yang sering terkena angin.
6. Buah Naga (Selenicereus spp.)
Buah naga, yang masih termasuk kelompok kaktus, memiliki toleransi cukup baik terhadap panas dan kondisi kering. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir selama drainasenya baik dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi. Hindari media yang terlalu basah karena genangan dapat meningkatkan risiko pembusukan akar dan batang.
Advertisement
7. Delima (Punica granatum)
Delima dikenal mampu beradaptasi dengan lingkungan yang panas dan relatif kering. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah yang berdrainase baik, termasuk tanah berpasir yang tidak terlalu padat. Meskipun cukup tahan kekeringan setelah mapan, penyiraman tetap diperlukan secara teratur saat tanaman masih muda dan ketika buah mulai berkembang.
8. Sawo (Manilkara zapota)
Sawo dapat beradaptasi pada berbagai kondisi tanah selama memiliki drainase yang baik. Tanaman ini cukup tahan terhadap cuaca panas dan masih dapat ditanam pada tanah berpasir yang telah diperbaiki dengan bahan organik. Pemberian kompos secara rutin membantu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyimpan air dan menyediakan nutrisi bagi tanaman.
9. Tin atau Ara (Ficus carica)
Pohon tin berasal dari kawasan dengan musim panas dan kering sehingga relatif toleran terhadap kondisi tanah yang tidak terlalu lembap. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir selama drainasenya baik dan kebutuhan airnya tetap terpenuhi. Paparan sinar matahari yang cukup juga diperlukan agar pertumbuhan tanaman dan pembentukan buah berjalan dengan baik.
Advertisement
10. Zaitun (Olea europaea)
Zaitun merupakan tanaman yang terkenal mampu bertahan pada kondisi panas, kering, dan tanah dengan drainase cepat. Tanaman ini dapat tumbuh pada media berpasir atau berbatu yang tidak mudah tergenang. Namun, penanamannya tetap perlu mempertimbangkan kesesuaian iklim karena zaitun lebih optimal pada kondisi yang menyerupai iklim Mediterania.
11. Murbei (Morus spp.)
Murbei termasuk tanaman buah yang cukup mudah beradaptasi dan dapat tumbuh pada berbagai jenis tanah. Tanaman ini masih dapat berkembang pada tanah berpasir selama mendapatkan air, sinar matahari, dan nutrisi yang cukup. Pemangkasan serta pemberian pupuk organik secara berkala juga dapat membantu menjaga pertumbuhan dan produktivitasnya.
12. Srikaya (Annona squamosa)
Srikaya merupakan tanaman buah yang relatif tahan terhadap kondisi panas dan periode kering. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir dengan drainase baik, terutama jika kandungan bahan organiknya cukup. Penyiraman tetap diperlukan secara teratur ketika tanaman masih muda atau sedang memasuki fase pembungaan dan pembentukan buah.
Advertisement
13. Jeruk (Citrus spp.)
Berbagai jenis jeruk dapat tumbuh pada tanah berpasir selama drainasenya baik dan kebutuhan air serta nutrisinya terpenuhi. Karena tanah berpasir cenderung cepat kehilangan air dan unsur hara, pemberian kompos atau pupuk organik sangat membantu. Tanaman juga membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan produksi buah.
14. Jambu Biji (Psidium guajava)
Jambu biji termasuk tanaman buah yang cukup adaptif terhadap berbagai kondisi tanah. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir selama media tidak terlalu miskin nutrisi dan ketersediaan air tetap terjaga. Pemberian bahan organik secara berkala dapat membantu mempertahankan kelembapan sekaligus memperbaiki kondisi tanah di sekitar akar.
15. Pepaya (Carica papaya)
Pepaya dapat tumbuh pada tanah berpasir asalkan drainasenya baik dan tidak kekurangan air. Tanaman ini justru tidak menyukai genangan, sehingga media yang cepat mengalirkan air dapat menjadi keuntungan. Namun, karena tanah berpasir mudah kehilangan kelembapan dan nutrisi, penyiraman serta pemupukan perlu dilakukan secara teratur.
Advertisement
16. Pisang (Musa spp.)
Pisang masih dapat ditanam pada tanah berpasir, tetapi membutuhkan pengelolaan yang lebih baik karena tanaman ini memerlukan air dan nutrisi dalam jumlah cukup. Tanah sebaiknya diperkaya dengan kompos atau pupuk organik untuk meningkatkan kemampuan menyimpan air. Penyiraman rutin juga penting agar pertumbuhan tanaman dan pembentukan buah tidak terganggu.
17. Nanas (Ananas comosus)
Nanas termasuk tanaman buah yang cocok pada tanah ringan dan berdrainase baik, termasuk tanah berpasir. Tanaman ini tidak membutuhkan media yang terlalu padat dan cukup toleran terhadap kondisi yang relatif kering. Meski begitu, ketersediaan air dan nutrisi yang memadai tetap diperlukan agar pertumbuhan daun dan produksi buah berlangsung optimal.
18. Asam Jawa (Tamarindus indica)
Asam jawa merupakan pohon buah yang dikenal tahan terhadap kondisi panas dan relatif kering setelah tanaman tumbuh mapan. Pohon ini dapat beradaptasi pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah yang memiliki tekstur berpasir selama drainasenya baik. Tanaman muda tetap membutuhkan penyiraman dan perawatan lebih intensif sebelum sistem perakarannya berkembang dengan baik.
19. Jamblang (Syzygium cumini)
Jamblang merupakan pohon buah tropis yang cukup tangguh dan dapat beradaptasi pada berbagai kondisi tanah. Tanaman ini dapat tumbuh pada tanah berpasir selama mendapatkan air dan nutrisi yang memadai, terutama pada fase awal pertumbuhan. Penambahan bahan organik dapat membantu tanah menahan air lebih lama sekaligus mendukung pertumbuhan pohon dan pembentukan buah.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pohon Buah yang Tetap Subur Meski Ditanam di Tanah Berpasir
Mengapa tanah berpasir sulit untuk menanam pohon buah?
Tanah berpasir cenderung memiliki drainase yang sangat cepat, sehingga air dan nutrisi mudah tercuci dan tidak tertahan lama. Hal ini menyebabkan kondisi kering dan minim kesuburan yang tidak ideal bagi sebagian besar tanaman.
Pohon buah apa saja yang memiliki sistem akar kuat untuk tanah berpasir?
Mangga, kurma, jambu mete, dan anggur dikenal memiliki sistem perakaran yang kuat dan dalam. Ini memungkinkan mereka mencari air dan nutrisi jauh ke dalam tanah, menjadikannya tahan terhadap kekeringan yang sering terjadi di tanah berpasir.
Tanaman buah apa yang cocok untuk daerah pesisir dengan tanah berpasir dan salinitas tinggi?
Kelapa adalah tanaman pesisir yang sangat tahan terhadap salinitas tinggi dan tanah berpasir. Buah naga, belimbing wuluh, dan sawo kecik juga cocok untuk lingkungan pesisir.
Apakah jeruk bisa tumbuh di tanah kering?
Ya, jeruk dapat ditanam di tanah kering dan berpasir, namun membutuhkan penyiraman rutin dan paparan sinar matahari penuh untuk pertumbuhan dan produksi buah yang optimal. Penambahan bahan organik juga dianjurkan.