6 Tanaman yang Terlihat Mirip, tetapi Cara Merawatnya Sangat Berbeda

Tanaman yang terlihat mirip sering dirawat dengan cara keliru. Kenali perbedaannya agar tidak salah merawat.

Nurul Diva
Oleh Nurul Diva - Reporter
6 Tanaman yang Terlihat Mirip, tetapi Cara Merawatnya Sangat Berbeda
Tanaman yang Terlihat Mirip (AI Generated)

Tanaman yang terlihat mirip sering membuat banyak orang keliru saat memilih maupun merawatnya. Bentuk daun, warna, hingga susunan batang yang hampir sama kerap dianggap berasal dari jenis yang sama, padahal kebutuhan air, cahaya, dan media tanamnya dapat berbeda sehingga berpengaruh pada pertumbuhan tanaman.

Kesalahan mengenali tanaman tidak selalu langsung terlihat, tetapi dapat membuat daun menguning, batang melemah, atau pertumbuhan terhenti. Kondisi tersebut biasanya muncul karena cara perawatan mengikuti tanaman lain yang memiliki tampilan serupa, bukan berdasarkan kebutuhan masing-masing jenis tanaman.

Memahami perbedaan setiap tanaman menjadi langkah penting sebelum menempatkannya di rumah atau halaman. Berikut Merdeka.com hadirkan 6 tanaman yang terlihat mirip tetapi memiliki cara perawatan yang berbeda sehingga tidak mudah terjadi kesalahan saat merawatnya, dirangkum, Selasa (28/7).

1. Monstera dan Philodendron

Tanaman yang terlihat mirip Monstera dan Philodendron
Tanaman yang terlihat mirip Monstera dan Philodendron (AI Generated)

Tanaman yang terlihat mirip pertama adalah Monstera dan Philodendron. Keduanya sama-sama memiliki daun lebar sehingga banyak orang sulit membedakannya ketika masih berukuran kecil. Bentuk pertumbuhannya juga hampir sama sehingga sering ditempatkan pada area yang sama.

Monstera membutuhkan ruang yang cukup karena ukuran daunnya akan terus bertambah seiring pertumbuhan tanaman. Penyiraman dilakukan ketika media tanam mulai berkurang kelembapannya, sedangkan pencahayaan sebaiknya berasal dari sinar matahari tidak langsung agar daun dapat tumbuh dengan baik.

Philodendron memiliki kebutuhan yang berbeda. Tanaman ini lebih mudah menyesuaikan diri pada ruang dengan cahaya lebih sedikit dan tidak memerlukan ruang tumbuh seluas Monstera. Penyiraman tetap dilakukan secara teratur, tetapi media tanam tidak perlu terus-menerus basah.

2. Lidah Mertua dan Lidah Buaya

Tanaman yang terlihat mirip Lidah Mertua dan Lidah Buaya
Tanaman yang terlihat mirip Lidah Mertua dan Lidah Buaya (AI Generated)

Sekilas, daun Lidah Mertua dan Lidah Buaya sama-sama memanjang sehingga sering dianggap sebagai tanaman yang sama. Padahal keduanya berasal dari kelompok tanaman yang berbeda sehingga kebutuhan perawatannya juga tidak sama.

Lidah Mertua dapat bertahan lebih lama tanpa penyiraman. Media tanam yang terlalu sering disiram justru dapat membuat akarnya bermasalah. Tanaman ini juga dapat tumbuh pada tempat yang mendapat cahaya matahari maupun di dalam ruangan dengan pencahayaan cukup.

Lidah Buaya memerlukan penyiraman yang lebih teratur dibandingkan Lidah Mertua. Selain itu, tanaman ini membutuhkan sinar matahari agar pertumbuhannya tetap berlangsung. Jika terlalu lama berada di tempat yang minim cahaya, pertumbuhannya dapat melambat.

3. Sirih Gading dan Scindapsus

Tanaman yang terlihat mirip Sirih Gading dan Scindapsus
Tanaman yang terlihat mirip Sirih Gading dan Scindapsus (AI Generated)

Sirih Gading dan Scindapsus sama-sama memiliki daun berbentuk hati sehingga sering dijual berdampingan. Warna daunnya juga hampir serupa sehingga banyak orang baru mengetahui perbedaannya setelah tanaman mulai tumbuh.

Sirih Gading termasuk tanaman yang mudah dirawat. Penyiraman dilakukan saat media tanam mulai mengering dan tanaman dapat tumbuh baik pada cahaya matahari tidak langsung. Pertumbuhannya juga cenderung lebih cepat.

Scindapsus membutuhkan media tanam yang tidak menahan air terlalu lama. Penyiraman dilakukan secukupnya agar akar tetap dalam kondisi baik. Cahaya yang cukup juga membantu menjaga pertumbuhan daun sehingga tanaman tetap berkembang.

4. Kaktus dan Euphorbia

Tanaman yang terlihat mirip Kaktus dan Euphorbia
Tanaman yang terlihat mirip Kaktus dan Euphorbia (AI Generated)

Tanaman yang terlihat mirip berikutnya adalah Kaktus dan Euphorbia. Keduanya memiliki batang berduri sehingga sering disamakan. Padahal asal tanaman dan kebutuhan perawatannya tidak sama.

Kaktus lebih jarang memerlukan penyiraman karena mampu menyimpan air dalam batangnya. Media tanam harus mudah mengalirkan air agar tidak terjadi genangan. Tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari untuk mendukung pertumbuhannya.

Euphorbia memerlukan penyiraman lebih teratur dibandingkan Kaktus. Walaupun sama-sama menyukai cahaya matahari, tanaman ini tidak sebaiknya dibiarkan terlalu lama tanpa air. Perbedaan inilah yang sering membuat tanaman yang terlihat mirip tersebut dirawat dengan cara yang keliru.

5. Aglaonema dan Dieffenbachia

Tanaman yang terlihat mirip Aglaonema dan Dieffenbachia
Tanaman yang terlihat mirip Aglaonema dan Dieffenbachia (AI Generated)

Aglaonema dan Dieffenbachia memiliki corak daun yang hampir sama sehingga tidak sedikit orang kesulitan membedakannya. Keduanya juga banyak dipilih sebagai tanaman dalam ruangan karena bentuk daunnya mudah dikenali.

Aglaonema memerlukan penyiraman secara teratur, tetapi tidak berlebihan. Tanaman ini dapat tumbuh pada tempat dengan cahaya yang tidak langsung mengenai daun sehingga banyak ditempatkan di dalam rumah.

Dieffenbachia memerlukan kelembapan media tanam yang lebih terjaga. Penyiraman dilakukan ketika media mulai berkurang kadar airnya agar pertumbuhan tanaman tetap berlangsung. Penempatan pada lokasi yang memperoleh cahaya tidak langsung juga menjadi pilihan yang sesuai.

6. Palem Kuning dan Palem Putri

Tanaman yang terlihat mirip Palem Kuning dan Palem Putri
Tanaman yang terlihat mirip Palem Kuning dan Palem Putri (AI Generated)

Palem Kuning dan Palem Putri sering digunakan sebagai tanaman halaman maupun penghias teras. Bentuk batang dan susunan daunnya membuat banyak orang mengira keduanya berasal dari jenis yang sama.

Palem Kuning memerlukan penyiraman secara rutin terutama ketika ditanam pada area terbuka. Cahaya matahari membantu pertumbuhannya sehingga tanaman dapat berkembang dengan baik jika memperoleh pencahayaan yang cukup setiap hari.

Palem Putri memiliki kebutuhan air yang tidak sebanyak Palem Kuning. Penyiraman dilakukan secukupnya agar media tanam tidak terlalu basah. Mengenali perbedaan ini membantu pemilik rumah merawat tanaman yang terlihat mirip sesuai kebutuhan masing-masing.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman yang Terlihat Mirip tetapi Cara Merawatnya Sangat Berbeda

1. Mengapa tanaman yang terlihat mirip memiliki cara perawatan berbeda?

Karena setiap tanaman berasal dari jenis yang berbeda sehingga kebutuhan air, cahaya, dan media tanamnya tidak sama.

2. Bagaimana cara membedakan tanaman yang terlihat mirip?

Perhatikan bentuk daun, batang, pola pertumbuhan, ukuran tanaman saat dewasa, serta kebutuhan perawatannya.

3. Apakah semua tanaman hias membutuhkan penyiraman setiap hari?

Tidak. Frekuensi penyiraman bergantung pada jenis tanaman dan kondisi media tanam.

4. Apa akibat salah merawat tanaman yang terlihat mirip?

Kesalahan perawatan dapat membuat pertumbuhan tanaman terhambat, daun berubah, atau akar mengalami gangguan.

5. Apa yang harus dilakukan sebelum membeli tanaman hias?

Kenali nama tanaman, kebutuhan perawatannya, serta lokasi penempatan agar tanaman dapat tumbuh sesuai kebutuhannya.

 

 

Rekomendasi