8 Tips Membuat Tanaman Pandan Tumbuh Rimbun, Daunnya Lebat dan Segar

Tips membuat tanaman pandan tumbuh rimbun dengan perawatan tepat agar daunnya lebat dan segar.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
8 Tips Membuat Tanaman Pandan Tumbuh Rimbun, Daunnya Lebat dan Segar
Ilustrasi Tanaman Pandan Wangi/Gemini AI

Tanaman pandan (Pandanus amaryllifolius) dikenal mudah tumbuh di wilayah tropis dan dapat menghasilkan banyak daun apabila kebutuhan dasarnya terpenuhi. Namun, pandan yang ditanam di pot atau pekarangan tetap membutuhkan perawatan yang tepat agar pertumbuhannya tidak hanya memanjang, tetapi juga membentuk rumpun yang lebat.

Kondisi media tanam, ketersediaan air, cahaya, hingga cara memanen daun dapat memengaruhi pertumbuhan pandan. Jika beberapa faktor tersebut diperhatikan secara konsisten, tanaman pandan dapat tumbuh lebih sehat sekaligus mempertahankan bentuknya sebagai semak yang rimbun.

Untuk mengetahui tips membuat tanaman pandan tumbuh rimbun, berikut informasinya yang telah dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Rabu (16/9).

1. Gunakan Media Tanam yang Subur dan Memiliki Drainase Baik

Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera
Ilustrasi Media Tanam Tanaman Monstera (Photo by Lisa from Pexels)

Pandan dapat tumbuh pada tanah yang subur dan berdrainase baik. Media yang terlalu padat atau selalu tergenang dapat mengganggu kondisi akar, sehingga pertumbuhan tanaman tidak optimal.

Untuk tanaman pandan di pot, gunakan media yang mampu menahan kelembapan tetapi tetap memiliki ruang untuk mengalirkan kelebihan air. Tanah bertekstur lempung yang kaya bahan organik dapat menjadi pilihan karena pandan membutuhkan kelembapan sekaligus kondisi perakaran yang tidak terlalu becek.

Kondisi media juga sebaiknya dipertahankan tetap subur dari waktu ke waktu. Penelitian pada P. amaryllifolius menunjukkan bahwa perbaikan kondisi tanah dan ketersediaan unsur hara berkaitan dengan peningkatan kandungan klorofil, fotosintesis, serta hasil daun.

2. Jaga Media Tetap Lembap, tetapi Jangan Sampai Tergenang

Pandan termasuk tanaman yang menyukai kondisi lembap. Ketersediaan air yang cukup membantu tanaman mempertahankan pertumbuhan daun, sedangkan kekurangan air dapat menyebabkan pertumbuhan terganggu.

Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur dengan menyesuaikan kondisi media dan cuaca. Tanaman yang berada di dalam pot umumnya perlu lebih sering diperiksa karena media dapat kehilangan air lebih cepat dibandingkan tanaman yang tumbuh langsung di tanah.

Meski membutuhkan air, pandan tetap memerlukan media dengan drainase yang baik. Penelitian mengenai respons pandan terhadap kekeringan menunjukkan adanya perubahan morfologis dan fisiologis ketika tanaman mengalami kekurangan air, sementara sumber budidaya juga merekomendasikan penyiraman teratur untuk mendukung pertumbuhannya.

3. Berikan Cahaya yang Cukup

Ilustrasi paparan sinar matahari
Serum wajah dapat membantu menghindari risiko kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar UV. (Foto: Pexels/Lukas)

Pandan dapat tumbuh dalam kondisi semi-teduh maupun terkena matahari, sehingga penempatannya dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Yang terpenting, tanaman memperoleh cahaya yang cukup untuk mendukung proses fotosintesis dan pertumbuhan daun.

Untuk pandan di pekarangan, tanaman dapat ditempatkan di area yang mendapatkan cahaya matahari tetapi tidak harus selalu berada di bawah paparan matahari yang sangat terik. Kondisi lingkungan yang memberikan kelembapan cukup juga dapat mendukung pertumbuhan tanaman.

Penelitian lapangan pada pandan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang meningkatkan kelembapan tanah dan karakteristik daun juga berkaitan dengan peningkatan karakteristik fotosintesis. Karena itu, pencahayaan sebaiknya dipadukan dengan pengaturan air dan kelembapan yang baik, bukan berdiri sendiri.

4. Berikan Nutrisi Secara Teratur Sesuai Kebutuhan Tanaman

Tanaman pandan yang terus menghasilkan daun membutuhkan ketersediaan nutrisi dari media tanam. Karena itu, kesuburan tanah perlu dijaga agar pertumbuhan vegetatif tanaman tetap berlangsung dengan baik.

Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan secara terukur dan disesuaikan dengan kondisi tanaman serta media. Hindari memberikan pupuk dalam jumlah berlebihan hanya dengan tujuan mempercepat pertumbuhan karena kebutuhan nutrisi tanaman tidak selalu sama pada setiap kondisi.

Penelitian terbaru pada P. amaryllifolius menunjukkan bahwa perbaikan kondisi tanah melalui kombinasi bahan pembenah tertentu dapat meningkatkan kandungan klorofil dan laju fotosintesis, yang kemudian berkaitan dengan peningkatan hasil daun.

5. Perbanyak dari Anakan atau Sucker yang Sehat

ilustrasi daun pandan merupakan tanaman herbal/pexels
ilustrasi daun pandan merupakan tanaman herbal/pexels

Jika ingin mendapatkan rumpun pandan yang lebih cepat berkembang, perbanyakan melalui anakan atau sucker dapat dilakukan. Pandan memang dapat diperbanyak secara vegetatif melalui sucker maupun stek batang.

Pilih anakan yang sehat dan memiliki sistem perakaran yang cukup sebelum dipisahkan dari tanaman induk. Setelah ditanam, berikan media yang sesuai dan jaga kelembapannya agar tanaman baru dapat beradaptasi dengan baik.

Perbanyakan vegetatif juga sesuai dengan karakter alami pandan yang dapat membentuk rumpun. Sumber botani dan budidaya mencatat sucker sebagai salah satu metode perbanyakan P. amaryllifolius, sehingga cara ini dapat digunakan untuk memperbanyak tanaman tanpa mengandalkan biji.

6. Rutin Panen Daun agar Bentuk Tanaman Tetap Rimbun

Memanen daun secara berkala bukan hanya bermanfaat untuk mendapatkan daun pandan yang bisa digunakan untuk memasak. Pada pandan, pemanenan daun secara terus-menerus juga dapat membantu mempertahankan tanaman dalam bentuk semak.

Daun yang sudah cukup besar dapat dipanen dengan cara yang tidak merusak bagian pangkal dan titik tumbuh tanaman. Hindari mencabut atau merusak seluruh bagian tanaman hanya untuk mengambil beberapa lembar daun.

Catatan budidaya juga menunjukkan bahwa pemanenan daun secara berkelanjutan dapat membantu mempertahankan bentuk pandan sebagai semak. Dengan perawatan dan pemanenan yang tepat, tanaman dapat terus menghasilkan daun sekaligus mempertahankan bentuk rumpunnya.

7. Bersihkan Daun Tua dan Bagian Tanaman yang Mengganggu

Rekomendasi Tanaman Dapur yang Kuat di Cuaca Panas/Gemini AI
Ilustrasi Tanaman Pandan Wangi/Gemini AI

Perawatan rutin juga diperlukan agar rumpun pandan tidak dipenuhi daun yang sudah tua, kering, atau rusak. Membersihkan bagian yang tidak lagi produktif membuat tanaman lebih mudah dirawat dan area sekitar pangkal tanaman tetap tertata.

Daun yang sudah menguning atau mengering dapat dipangkas menggunakan alat yang bersih. Pembersihan sebaiknya dilakukan seperlunya, tanpa memangkas terlalu banyak daun hijau yang masih aktif melakukan fotosintesis.

Perawatan seperti ini juga memudahkan pengamatan terhadap kondisi tanaman, termasuk jika muncul gangguan hama. Pandan diketahui dapat terserang kutu putih pandan (Laminococcus pandani), sehingga pemeriksaan rutin pada daun dan bagian tanaman lainnya tetap penting.

8. Jangan Biarkan Tanaman Kekurangan Air Terlalu Lama

Kekurangan air yang berlangsung terlalu lama dapat memberikan tekanan pada tanaman pandan. Kondisi tersebut dapat memengaruhi berbagai proses fisiologis sehingga pertumbuhan tidak berjalan seoptimal tanaman yang memperoleh air secara memadai.

Karena itu, jangan menunggu tanaman menunjukkan tanda layu parah sebelum menyiramnya. Periksa kelembapan media secara berkala, terutama ketika pandan ditanam di pot atau saat cuaca sedang panas dan kering.

Penelitian mengenai stres kekeringan pada P. amaryllifolius memperlihatkan bahwa penghentian penyiraman menyebabkan perubahan pada karakter morfologi dan fisiologi tanaman. Temuan tersebut memperkuat pentingnya menjaga ketersediaan air agar tanaman tidak mengalami stres kekeringan berkepanjangan.

Pertanyaan & Jawaban Seputar Tips Membuat Tanaman Pandan Tumbuh Rimbun

Bagaimana cara membuat tanaman pandan tumbuh lebih rimbun?

Berikan media tanam yang subur dan memiliki drainase baik, jaga kelembapan tanah, serta pastikan tanaman mendapat cahaya yang cukup. Perbanyakan melalui anakan dan pemanenan daun secara tepat juga dapat membantu mempertahankan bentuk rumpun pandan.

Apakah tanaman pandan harus sering disiram agar tumbuh subur?

Pandan menyukai kondisi lembap, tetapi media tanam tetap perlu memiliki drainase yang baik. Siram secara teratur sesuai kondisi media dan cuaca, tanpa membiarkan air menggenang terlalu lama.

Apakah daun pandan boleh dipanen saat tanaman masih kecil?

Sebaiknya tunggu tanaman cukup kuat dan memiliki daun yang memadai. Saat memanen, ambil daun seperlunya tanpa merusak bagian pangkal atau titik tumbuh agar tanaman tetap dapat menghasilkan daun baru.

Rekomendasi