Ada banyak kekejaman yang hingga kini terus diterima warga Palestina di Jalur Gaza. Seperti halnya seorang pria berikut ini.
Usai diwawancara seorang jurnalis, sosoknya memberanikan diri menyelamatkan keluarga dengan menenteng bendera putih. Tak berselang lama, pria tersebut justru mendapat tembakan.
Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Pria Palestina Disorot Jurnalis
Belum lama ini, sebuah video pendek unggahan akun Instagram @ajplus dibanjiri atensi hingga berbagai tanggapan publik. Dalam video terungkap, ada momen mengerikan yang terjadi pada seorang pria Palestina.
Pria yang diketahui bernama Ramzi Abu Sahloul (511) itu baru saja mendapat sorotan dari John Irvine, jurnalis ITV News. Keduanya terlibat perbincangan singkat.
"Seorang jurnalis melakukan wawancara kepada pria Palestina ini," demikian dikutip dari keterangan video.
Advertisement
Kepada Irvine, Ramzi bercerita jika dirinya tengah dilanda kepiluan.
Sebab, ibu hingga saudaranya diketahui terjebak di lokasi berbahaya dan tak diizinkan tentara Israel untuk keluar.
Cerita Ramzi turut diabadikan Irvine dalam sebuah video.
"Aku punya ibu dan saudaraku di sana, dengan sekitar 50 atau 70 orang di bangunan yang berbeda. Tentara Israel mendatangi kami lalu bilang akan mengevakuasi tapi mereka tidak mengizinkan saudaraku keluar," terangnya.
Advertisement
Ramzi turut mengungkap jika dirinya kala itu bakal berusaha membawa anggota keluarganya keluar dari lokasi. Menutup wawancara, Ramzi menuturkan doa.
"Kami mau ke sana dan mencoba mengeluarkan mereka. Semoga Tuhan berkehendak," ucapnya.
Advertisement
Usai berbincang, Ramzi lantas bergabung dengan sejumlah pria.
Sekelompok pria tersebut nampak menenteng bendera putih, simbol harapan agar tak mendapat serangan dari Israel.
"Setelah wawancara, dia pergi dengan sekelompok pria yang mengangkat tangan dan membawa bendera putih," terang Irvine.
Momen Ramzi beserta para pria saat berusaha menyelamatkan anggota keluarganya pun turut diabadikan Irvine.
Advertisement
Secara mendadak, beberapa kali suara tembakan terdengar hingga membuat suasana mencekam. Nahas, Ramzi menjadi korban.
"Pria itu terkena tembakan dan menderita luka parah. Padahal, kamu bisa melihat mereka dengan bendera putih di dadanya," sambung Irvine.
"Saat digotong bersama, bendera di dadanya tersebut berubah menjadi merah. Lalu tiba-tiba ada lagi suara tembakan," tukas Irvine.
Advertisement
Banjir Air Mata
Momen tragis dari sosok pria Palestina yang tertembak saat hendak menyelamatkan anggota keluarga turut mengundang air mata warga dunia.
Banyak di antaranya yang ikut mengecam tindakan para tentara Israel di lokasi.
"Suatu waktu, dia ada di sana dan selanjutnya dia pergi dengan cara seperti itu. Dia punya orang-orang yang dia cari. Ya Tuhan," tulis akun @ssshxrxn
"Ini sangat menakutkan bahwa kita terus menyaksikan ketidakadilan di sana," tulis akun @rima_khateeb
"Sangat tidak adil. Dunia apa ini," tulis akun @christinewawira
"Aku tidak percaya atas apa yang aku lihat ini. Brutal sekali," tulis akun @susannethornell