Lengkap! Doa Menerima Zakat Fitrah dengan Arab, Latin, Artinya, dan Adab yang Perlu Diperhatikan

Ketahui bacaan doa yang dianjurkan saat menerima zakat fitrah lengkap dengan artinya dan adab yang harus diperhatikan.

Rizka Nur Laily Muallifa
Lengkap! Doa Menerima Zakat Fitrah dengan Arab, Latin, Artinya, dan Adab yang Perlu Diperhatikan
batas bayar zakat fitrah Ilustrasi dibuat AI (© 2025 Liputan6.com)

Zakat fitrah merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh setiap Muslim selama bulan Ramadan. Bagi mereka yang menerima zakat, melafalkan doa menjadi hal yang sangat penting untuk memohon keberkahan dari Allah atas harta yang telah diberikan.

Selain menjadi kewajiban bagi para pemberi, doa dari penerima zakat juga berfungsi sebagai ungkapan penghargaan dan harapan agar apa yang mereka terima mendatangkan pahala yang berlipat ganda. Dengan doa ini, penerima zakat berharap agar harta yang diterima dapat membersihkan diri dan membawa keberkahan dalam hidup mereka.

Tentu saja, setiap doa yang diucapkan saat menerima zakat bukan hanya sekadar ucapan belaka, tetapi juga merupakan ungkapan rasa syukur dan permohonan kepada Allah. Berikut adalah beberapa bacaan doa yang sesuai untuk diucapkan saat menerima zakat fitrah, disertai dengan tulisan Arab, Latin, dan terjemahannya.

Bacaan Doa Menerima Zakat Fitrah


Doa dari Habib Hasan Ahmad Muhammad Al Kaf

Doa pertama yang umumnya diajarkan kepada penerima zakat berasal dari Habib Hasan Ahmad Muhammad Al Kaf. Dalam doa ini, terdapat permohonan agar Allah memberikan pahala atas zakat yang telah diberikan dan memberikan keberkahan pada harta yang masih dimiliki.

Bacaan Arab: ﺁﺟَﺮَﻙ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﻋْﻄَﻴْﺖَ، ﻭَﺑَﺎﺭَﻙَ ﻓِﻴْﻤَﺎ ﺍَﺑْﻘَﻴْﺖَ ﻭَﺟَﻌَﻠَﻪُ ﻟَﻚَ ﻃَﻬُﻮْﺭًﺍ

Latin: Âjarakallâhu fî mâ a'thaita wa bâraka fî mâ abqaita wa ja'alahu laka thahûran

Artinya: "Semoga Allah memberikan pahala atas apa yang engkau berikan, dan semoga Allah memberikan berkah atas harta yang kau simpan dan menjadikannya sebagai pembersih bagimu."

Doa dari Syekh Nawawi Banten

Doa kedua yang diajarkan oleh Syekh Nawawi Banten berisi permohonan untuk menyucikan hati, amal, dan jiwa penerima zakat. Doa ini bertujuan agar mereka mengikuti jalan para hamba Allah yang baik dan terpuji.

Bacaan Arab: طَهَّرَ اللهُ قَلْبَكَ فِي قُلُوْبِ الأَبْرَارِ وَزَكَّى عَمَلَكَ فِي عَمَلِ الأَخْيَارِ وَصَلَّى عَلَى رُوْحِكَ فِي أَرْوَاحِ الشُّهَدَاءِ

Latin: Thahharallāhu qalbaka fī qulūbil abrār, wa zakkā 'amalaka fī 'amalil akhyār, wa shallā 'alā rūhika fī arwāhis syuhadā'.

Artinya: "Semoga Allah menyucikan hatimu pada hati para hamba-Nya yang abrar. Semoga Allah bersihkan amalmu pada amal para hamba-Nya yang akhyar. Semoga Allah bershalawat untuk rohmu pada roh para hamba-Nya yang syahid."

Doa yang Diajarkan dalam Al-Qur'an

Al-Qur'an mengajarkan kita untuk senantiasa mendoakan orang yang memberikan zakat. Ini merupakan bentuk penghormatan serta harapan agar setiap zakat yang diberikan dapat menjadi pembersih bagi diri mereka yang memberi maupun menerima.

Bacaan Arab: خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ ۖ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ

Latin: Khudh min amwālihim ṣadaqatan tuṭahhiruhum wa tuzakkīhīm bihā wa ṣalli 'alayhim inna ṣalātaka sakanu lahum

Artinya: "Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan berdo'alah untuk mereka. Sesungguhnya do'amu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka." (QS. At-Taubah [9]: 103)

Adab Menerima Zakat Fitrah

Ketika menerima zakat fitrah, ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan, antara lain:

  1. Mengucapkan rasa terima kasih kepada pemberi zakat.
  2. Menerima zakat dengan menggunakan tangan kanan.
  3. Memanfaatkan zakat sesuai dengan kebutuhan dan tidak berlebihan.
  4. Berusaha untuk mandiri serta tidak hanya bergantung pada zakat.

Selain itu, membaca doa saat menerima zakat fitrah merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan. Doa-doa yang disebutkan di atas hanyalah contoh, dan Anda dapat membaca doa lain yang sesuai dengan niat serta keyakinan masing-masing. Yang paling penting adalah memiliki niat yang tulus dan rasa syukur atas nikmat yang telah diterima.

Pentingnya Zakat Fitrah Menurut Imam Syafi'i

Imam Syafi'i, seorang ulama terkemuka dalam Islam, menekankan bahwa zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Zakat fitrah bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan juga merupakan cara untuk membersihkan diri dari dosa serta berbagi rezeki dengan orang lain. Dalam hal ini, penting untuk memahami tata cara dan doa saat menerima zakat fitrah.

Dengan pemahaman yang mendalam, kita dapat menunaikan zakat fitrah dengan kesadaran penuh dan meraih pahala yang berlipat ganda. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang petunjuk lengkap zakat fitrah sesuai ajaran Imam Syafi'i agar ibadah ini dapat dilaksanakan dengan baik dan khusyuk.

Golongan yang Berhak Menerima Zakat

Top 3 Islami: Tanda Seseorang Mendapat Lailatul Qadar, Bolehkah Salurkan Zakat Fitrah di Luar Domisili? Buya Yahya - UAS
Kolase Ustadz Abdul Somad (UAS) dan KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya. (Istimewa) © 2025 Liputan6.com

Doa yang diucapkan oleh penerima zakat berkaitan erat dengan pihak-pihak yang berhak menerima zakat. Kelompok yang berhak tersebut mencakup fakir, miskin, amil, mualaf, riqab, gharim, fisabilillah, serta ibnu sabil. Setiap doa yang diucapkan sebaiknya disampaikan dengan penuh rasa syukur atas zakat yang telah diterima.

Makna Doa dalam Menghargai Zakat

Doa yang diucapkan saat menerima zakat memiliki makna yang sangat penting. Hal ini mengingatkan kita bahwa zakat merupakan amal ibadah yang tidak hanya memberikan manfaat kepada penerima, tetapi juga kepada pemberi, yang akan mendapatkan pahala dari Allah.

People Also Ask

Apa itu zakat fitrah?

Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang dilaksanakan menjelang Idul Fitri sebagai bentuk pembersihan diri dan berbagi rezeki.

Kapan waktu yang tepat untuk membayar zakat fitrah?

Zakat fitrah sebaiknya dibayarkan sebelum pelaksanaan sholat Idul Fitri.

Apakah ada doa khusus yang harus dibaca saat menerima zakat fitrah?

Ya, terdapat beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca, seperti yang telah disebutkan di atas.

Bagaimana cara menggunakan zakat fitrah yang diterima?

Zakat fitrah sebaiknya digunakan sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan, serta diupayakan untuk mandiri.

Rekomendasi