Ngeri Saham Jeblok, Sosok Menteri Ngaku Prajurit Prabowo Ini Tak akan Bersuara Kencang ke Perusahaan Berkonflik HAM

Menteri HAM, Natalius Pigai tidak akan bersuara keras kepada perusahaan yang berkonflik HAM.

Muhammad Farih Fanani
Oleh Muhammad Farih Fanani - Reporter
Ngeri Saham Jeblok, Sosok Menteri Ngaku Prajurit Prabowo Ini Tak akan Bersuara Kencang ke Perusahaan Berkonflik HAM
pigai (@ 2025 merdeka.com)

Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai baru-baru ini menggelar rapat dengan Komisi XIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR, Jakarta. Rapat itu diselenggarakan pada Hari Rabu, 5 Februari 2025.

Dalam rapat tersebut, Pigai berbicara banyak tentang pemberian amnesti, perlindungan HAM terhadap WNI dan pekerja migran di dalam dan luar negeri. Selain itu, ia juga menuturkan apa yang akan ia lakukan dalam konteks melindungi masyarakat.

Pigai mengatakan jika Kementerian HAM hanya akan menangani berdasarkan kasus. Artinya, ia tidak akan melakukan audit menyeluruh kepada perusahaan yang melanggar HAM karyawannya. Simak ulasannya sebagai berikut.

Pigai Tidak akan Bersuara Kencang ke Perusahaan Berkonflik HAM

pigai
pigai @ 2025 merdeka.com

Saat berkesempatan untuk berbicara, Pigai mengatakan jika ia hanya akan menangani kasus HAM berdasarkan kasuistik. Bukan melakukan audit secara menyeluruh terhadap sebuah perusahaan yang bermasalah.

“Posisi saya adalah menangani kasuistik misalnya terjadi peristiwa di sebuah perusahaan. Pagarnya diroboh, atau salah satu warga dikriminalisasi atau dilaporkan. Kami hanya menangani yang sifatnya kasus saja, tapi kami tidak akan menangani kasus perusahaan-perusahaan dalam konteks menyeluruh,” ucap Pigai.

Alasannya, ia tidak ingin perusahaan yang berkasus HAM mengalami masalah dan akibatnya merugi. Maka dari itu, Pigai juga mengatakan bahwa ia tidak akan bersuara keras perihal kasus HAM di perusahaan.

“Karena kalau kami lakukan apa menangani kasus atau mengevaluasi sebuah perusahaan secara utuh itu nanti bisa membahayakan bagi perusahaan dan merugikan bagi perusahaan,” lanjutnya.

Pigai melanjutkan, jika ia memberikan hukuman secara menyeluruh kepada perusahaan yang berkonflik, maka secara nasional dan internasional ia akan di-banned, sehingga perusahaan akan mengalami kolaps dan sahamnya jeblok.

“Begitu kami kasih punishment, bursa saham jatuh dan nanti internasional juga akan banned di perbankan. Nasional juga dengan OJK banned di perbankan. Sehingga perusahaan bisa kolaps pak,” tegasnya.

Sosok Natalius Pigai

pigai
pigai @ 2025 merdeka.com

Natalius Pigai merupakan aktivis yang kini menjadi Menteri HAM. Selain itu, Pigai juga pernah bekerja sebagai Staf Khusus Menteri di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada tahun 1999-2004.

Dalam pidatonya saat ia serah terima jabatan sebagai Menteri HAM Kabinet Merah Putih, Pigai mengaku pernah menjadi tukang parkir. Kemudian selama 20 tahun terakhir, ia sukses menjadi prajurit Presiden Prabowo.

“Saya prajurit presiden tanpa kementrian HAM pun saya bisa dapat menteri lain. Saya 20 tahun ikut dengan presiden dalam perjuangan politik. 30 tahun saya mengenal presiden,” tegas Pigai.

Rekomendasi