Pelatih' Marahi Anggota Satpol PP di Depan TNI, Bukannya Takut Malah Ketawa

Pelatih dengan tatapan tajam dan semangat menggelora, ditimpali dengan gelak tawa.

Kurnia Azizah
Oleh Kurnia Azizah - Reporter
Pelatih' Marahi Anggota Satpol PP di Depan TNI, Bukannya Takut Malah Ketawa
Pelatih Marahi Anggota Satpol PP di Depan TNI. Kanal YouTube Bowo Boy ©2021 Merdeka.com

Sejumlah anggota TNI ketahuan asyik mengerjai para wanita Satpol PP. Dalam sebuah latihan yang sudah terlaksana selama lima hari, terdapat dua orang diminta menjadi 'pelatih'.

Sayangnya di hadapan para tentara, mereka bukannya berlatih dengan serius. Momen kala itu malah berubah menjadi kocak. Pelatih dengan tatapan tajam dan semangat menggelora ditimpali dengan gelak tawa.

Berikut ulasannya.

Ditegasi Malah Ketawa

Melansir dari kanal YouTube Bowo Boy, video berdurasi 4 menit 43 detik itu menjadi kenangan kocak para wanita Satpol PP.

Dalam sebuah pelatihan di markas TNI, dua wanita diminta menjadi pelatih sementara.

"Enggak boleh ketawa, yang nyuruh ketawa siapa?" tegas wanita yang berlagak sebagai pelatih.

"Malah ketawa dia itu," ujar seorang tentara.

Tak Ada Takut-Takutnya

Kedua wanita ini masih berusaha menjadi sosok pelatih yang tegas dan berwibawa. Meski begitu, tak semua anggota Satpol PP merasa takut.

"Kok malah enggak takut ya," tukas para wanita yang duduk.

"Mau pulang itu bu pelatih," kata seorang tentara.

"Dua hari lagi di sini, enggak boleh pulang," tegasnya lagi.

"Kamu enggak boleh senyum-senyum," teriak pelatih satunya.

Tambah Dikerjai oleh Tentara

Melihat ekspresi serius dari kedua pelatih itu, sejumlah tentara malah asyik mengerjai lagi.

"Yang ini mau izin ke belakang bu pelatih," seru seorang TNI.

"Tidak boleh," teriaknya.

"Nanti kalau ngompol gimana?" tukasnya.

"Biarin, situ saja. Enggak usah banyak tanya," pungkasnya.

Ternyata kedua wanita yang menjadi peserta latihan Satpol PP tersebut, tengah dihipnotis oleh anggota TNI. Mereka dibuat hanyut dalam bawah sadar dan menjadi pelatih.

Video

Berikut videonya.

Rekomendasi