Steven Setiono atau yang kerap disebut sebagai Crazy Rich Surabaya selalu berhasil menyita perhatian publik. Sering tampil mengenakan barang mewah, kali ini aksinya cukup berbeda.
Kali ini, ia tak segan untuk terjun langsung menyapa pedagang kaki lima. Ia memborong dan membagikan nasi bungkus.
Terlebih, Steven juga tak malu untuk menyantapnya langsung di pinggir jalan bersama banyak orang. Seperti apa momennya?
Berikut ulasan selengkapnya.
Advertisement
Temui Pedagang Langsung
Dilansir dari kanal YouTube Crazy Rich Surabayans, Steven didampingi dua temannya nampak turun dari mobil mewah dan berjalan ke arah salah seorang pedagang kaki lima, penjual nasi bungkus. Di hadapan pedagang tersebut, ia tak segan untuk berinteraksi secara langsung.
"Pak, jualan apa ini pak?" tanyanya.
"Ini nasi campur," jawab sang pedagang.
"Berapaan, pak?" tanyanya.
"Rp10 ribu, mas," jawabnya.
"Menunya apa saja, pak?" tanyanya kembali.
"Menunya ada ikan, ayam, telur, sama rempela hati," balasnya.
Advertisement
Borong Nasi Bungkus
Bermaksud hati hendak membeli seluruh nasi bungkus, Steven lantas meminta nasi bungkus berisikan rempela hati untuk dipinggirkan. Steven tak bisa mengonsumsi jeroan ayam.
Meski tak memakannya, namun ia tetap membeli 15 bungkus nasi berlauk rempela hati untuk dibagikan kepada orang sekitar.
"Rempela hatinya 15 bungkus," terang si pedagang usai menghitung nasi bungkus.
"Rempela hatinya 15 bungkus ya, berarti Rp150 ribu benar ya. Kembaliannya enggak usah, kita borong saja. Rempela hati dipisahkan, kita kasihkan ke orang-orang yang suka rempela hati," ujar Steven.
Advertisement
Bagikan Nasi Bungkus
Di tengah interaksinya dengan si pedagang beruntung, datang seorang pembeli yang diketahui hendak membeli satu bungkus nasi. Steven justru marah. Ia lantas memasukkan nasi bungkus ke dalam kantong plastik dan langsung diberikan kepada si pembeli.
"Mau beli?" tanya Steven.
"Iya," ujar si pembeli.
"Berapa berapa?" tanyanya.
"Satu," jawabnya.
"Tiga, kasih tiga. Beli satu enggak boleh," katanya.
Saat hendak mengeluarkan uang, pria pembeli nasi bungkus tersebut kembali mendapatkan semprotan. Ia tak diizinkan untuk mengeluarkan uang sepeser pun.
"Apa itu?" tanyanya.
"Uangnya," jawabnya.
"Enggak usah. Enggak boleh. Dipukuli kalau bayar," ujarnya.
Advertisement
Makan di Pinggir Jalan
Setelah berhasil membawa sejumlah nasi bungkus di kantong plastik, Steven langsung membagikannya ke beberapa orang di sekitar. Ia pun penasaran dengan rasa nasi bungkus yang dibelinya.
Pengusaha batik asal Surabaya itu pun lantas mengajak banyak orang untuk menyantap nasi bungkus bersama-sama di pinggir jalan.
"Ayo makan bareng-bareng saja. Ayo mas, yang jualan sekalian, yuk," katanya.
"Enak juga," sambungnya sembari lahap memakan nasi bungkus.
Video
Berikut video aksi Steven Setiono saat memborong nasi bungkus dan menyantapnya dengan santai di pinggir jalan bersama banyak orang.