Sebuah laporan menyebutkan bahwa pelanggan dari layanan taksi robot di San Francisco Amerika Serikat (AS) akhir-akhir menggunakan mobil tanpa sopir untuk berhubungan seksual saat mereka melakukan perjalanan ke tujuannya. Beberapa konsumen dari startup taksi robot Cruise mengaku melakukan hal itu. Terlebih, pamor taksi tanpa sopir di sana tengah digandrungi masyarakatnya. "Itu benar-benar lucu. Jika di kendaraan lain, itu akan menjadi masalah yang sebenarnya. Tapi di taksi tanpa sopir ini tak jadi soal," kata seorang penumpang Cruise bernama Alex, dikutip dari Standar.
Alex, seorang pria berusia 30-an ini mengatakan bahwa dia telah melakukan hubungan seksual di dalam robot taksi Cruise setidaknya enam kali yang tersebar di tiga perjalanan berbeda.
Menariknya menurut seorang sumber yang mengetahui bagaimana taksi tanpa sopir Cruise beroperasi mengatakan bahwa perusahaan mengaktifkan kamera hanya jika terjadi kecelakaan yang melibatkan keselamatan, perawatan kendaraan, dan tujuan dukungan.
Advertisement
Sementara media setempat, The Standard melaporkan bahwa setidaknya empat orang yang telah menggunakan taksi self-driving Cruise dalam beberapa bulan terakhir telah terlibat dalam perilaku seksual selama perjalanan mereka.
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Ada juga aturan tentang kebersihan dan pengendalian kebisingan tetapi tidak ada yang terang-terangan tentang seks.
Advertisement
Waymo secara khusus juga melarang mengonsumsi alkohol. Karena AV ini sangat baru, peraturannya masih ambigu dan dapat berubah.