Serasa film Black Mirror, Hotel di Jepang ini Pakai Robot Menyambut Tamu
Seorang influencer dari Argentina merasa terkejut saat menginap di hotel di Jepang yang seluruh pegawainya adalah robot.
Di Jepang, sebuah hotel dengan konsep futuristik menarik perhatian publik setelah seorang influencer asal Argentina membagikan pengalaman uniknya saat menginap di sana. Keunikan hotel ini bukan terletak pada layanan yang buruk atau fasilitas yang mewah, melainkan pada kenyataan bahwa seluruh staf hotel, mulai dari proses check-in hingga check-out, terdiri dari robot.
Influencer yang menggunakan akun @manuenalemania ini mengunggah video pengalamannya di Henn na Hotel yang terletak di Tokyo. Video tersebut menjadi viral dan telah ditonton lebih dari 88.000 kali di berbagai platform media sosial.
"Rasanya seperti berada di episode Black Mirror," ungkapnya, merujuk pada serial Inggris yang terkenal dengan tema teknologi masa depan yang mengerikan, seperti dilansir oleh SCMP pada Selasa (15/7).
Henn na Hotel memang dikenal sebagai pelopor dalam industri perhotelan dengan layanan yang sepenuhnya otomatis. Di sini, robot-robot berbentuk manusia mengenakan seragam lengkap dan siap menyambut tamu di meja resepsionis.
Menariknya, beberapa cabang hotel lainnya bahkan menggunakan robot berbentuk dinosaurus untuk menyapa para tamu yang datang.
Dalam video yang diunggahnya, influencer tersebut terlihat sedikit gugup saat berinteraksi dengan robot.
"Jangan lihat aku... kamu menakutkan," katanya sambil melakukan proses check-in melalui mesin otomatis.
Setelah memindai paspor dan memasukkan tanggal menginap, mesin tersebut mengeluarkan kartu akses kamar.
"Check-in Anda telah selesai. Semoga Anda menikmati masa tinggal Anda," jawab robot dengan suara yang datar.
Henn na Hotel pertama kali dibuka di Nagasaki pada tahun 2015 dan kini telah memiliki lebih dari 20 cabang di berbagai kota di Jepang, termasuk Tokyo, Osaka, dan Kyoto. Tidak hanya di Jepang, hotel ini juga telah memperluas jangkauannya hingga ke Seoul dan New York, menjadikannya salah satu inovasi menarik dalam dunia perhotelan modern.
Munculkan berbagai tanggapan
Meskipun teknologi ini menarik perhatian banyak orang, tidak semua individu merasa nyaman dengan kehadirannya. Banyak komentar yang muncul di media sosial menyebut bahwa suasana hotel ini terasa dingin dan menakutkan.
"Beginilah awal dari film horor," tulis salah satu pengguna, menggambarkan ketidaknyamanan tersebut.
Di sisi lain, ada juga yang memberikan apresiasi terhadap efisiensi layanan yang diberikan oleh robot.
"Setidaknya mereka tidak punya sikap buruk seperti manusia," ujar warganet lain, menunjukkan pandangan positif terhadap teknologi tersebut.
Menariknya, meskipun hotel ini terlihat canggih, mereka sempat mengurangi jumlah staf robot hingga setengah dan memutuskan untuk mempekerjakan kembali pegawai manusia.
Hal ini terjadi karena robot sering kali mengalami kesulitan dalam memahami perintah dan tidak mampu menangani keluhan tamu dengan baik. Fenomena ini pun menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di China, di mana banyak hotel mulai menerapkan penggunaan robot sebagai pelayan untuk layanan dasar, seperti pengantaran makanan.
"Ini hanyalah hambatan kecil menuju masa depan di mana AI akan menggantikan pekerja manusia sepenuhnya," tulis seorang pengguna, mencerminkan pandangan tentang masa depan teknologi dalam dunia perhotelan.