Penampakan Desain Futuristik Baju Astronot Eropa di Masa Depan, Lebih Slim dan Gagah

The European Space Agency (ESA) baru-baru ini merilis desain baju antariksa di masa mendatang. Berikut wujudnya.

Fauzan Jamaludin
Oleh Fauzan Jamaludin - Reporter
Penampakan Desain Futuristik Baju Astronot Eropa di Masa Depan, Lebih Slim dan Gagah
Penampakan Desain Futuristik Baju Astronot Eropa di Masa Depan, Lebih Slim dan Gagah (Merdeka.com)

The European Space Agency (ESA) memamerkan ide-ide desain baju astronotnya di masa mendatang. Ada 5 jenis pakaian yang dipamerkan.

The European Space Agency (ESA) baru-baru ini mengumumkan hasil kompetisi desain baju antariksa di masa mendatang dari masyarakat umum.

Ide-ide yang dikirimkan begitu luar biasa. Kompetisi bertujuan untuk publik dapat berkontribusi kira-kira baju astronot masa depan ESA seperti apa.

Tak hanya desain, kompetisi ini mempertimbangkan kondisi ekstrem yang harus ditanggung oleh pakaian ruang angkasa untuk melindungi astronot.

Tak hanya desain, kompetisi ini mempertimbangkan kondisi ekstrem yang harus ditanggung oleh pakaian ruang angkasa untuk melindungi astronot.
Dok. Istimewa

Dilansir dari laman ESA.int, Jumat (30/6), peserta ditantang untuk merancang pakaian yang langsung dapat dikenali oleh astronot ESA.

“Kompetisi ini juga menekankan identitas visual dan branding ESA . Kompetisi terbuka untuk semua orang yang tertarik dengan ruang dan desain,”

Tulis sumber dari laman ESA.int.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Lebih dari 90 ide diterima dan telah dikaji lebih mendalam oleh juri ahli dari ESA, termasuk astronot ESA Matthias Maurer yang meninjau proposal tersebut. Berdasarkan kriteria termasuk branding ESA dan kreativitas sambil mempertahankan realisme, juri memilih 19 nominasi serta memilih lima pemenang.

Para pemenang diundang ke acara perayaan di European Astronaut Center (EAC) dekat Cologne, Jerman, untuk tur situs. Termasuk mempresentasi tentang visi eksplorasi Terrae Novae ESA dan aktivitas Spaceship EAC. “Di sana juga, para pemenang memaparkan idenya kepada staf EAC termasuk kandidat astronot ESA dan mengunjungi fasilitas tempat untuk pelatihan dasar astronot saat ini, yakni di aula pelatihan dan Fasilitas Neutral Buoyancy Facility,” tulis laman itu.

Acara tersebut memungkinkan para pemenang kompetisi untuk terhubung dengan para ahli ESA.

Hervé Stevenin, Head of EVA & parabolic flight training, EAC mengatakan, ada banyak aspek menarik dalam ide desain pakaian antariksa mereka yang bahkan terkadang mengejutkan secara positif.

“Sebagai salah satu dari 10 anggota juri, sangat menyenangkan melihat kreativitas para penggemar antariksa Eropa ini.

Melihat mereka mempresentasikan apa yang diyakini sebagai pakaian antariksa ESA pertama untuk astronot di masa depan," ujar Hervé Stevenin, Head of EVA & parabolic flight training, EAC.

Merdeka.com/2023

"Saya yakin bahwa akan tiba waktunya dalam beberapa dekade mendatang, ketika seorang astronot ESA mengenakan pakaian antariksa Eropa untuk menjelajahi lebih jauh permukaan Bulan dan Mars,"

Tambah pernyataan dari Hervé Stevenin.

Berikut wujud lengkap pakaian astronot ESA

Berikut wujud lengkap pakaian astronot ESA
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Rekomendasi