Meta dikabarkan berencana melakukan PHK lagi. Kabar ini datang dari laporan Bloomberg yang dilansir dari CNBC, Rabu (8/3). Laporan itu menyebutkan akan ada ribuan pekerja yang terkena dampak efisiensi ini.
PHK akan dimulai pada minggu ini. Setidaknya menambah 13 persen pekerja Meta yang diberhentikan sejauh ini. Seorang juru bicara Meta menolak berkomentar kepada CNBC tentang laporan tersebut.
CEO Meta Mark Zuckerberg sebelumnya telah mengindikasikan bahwa raksasa jejaring sosial itu akan berkonsentrasi tahun ini pada upaya menurunkan biaya perusahaan, menjadikan 2023 sebagai ‘Tahun Efisiensi’.
Dia mengatakan kepada analis pada bulan Februari bahwa Meta berfokus pada memotong proyek yang tidak berkinerja atau mungkin tidak lagi penting dan berencana untuk menghapus lapisan manajemen menengah untuk membuat keputusan lebih cepat.
Upaya pemotongan biaya datang pada saat yang menantang bagi perusahaan teknologi konsumen, yang mengatakan biaya dan pengeluarannya melonjak 22 persen dari tahun ke tahun menjadi USD25,8 miliar selama kuartal keempat sementara penjualan keseluruhan turun 4 persen menjadi USD32 miliar.
"Kami sedang merestrukturisasi tim untuk meningkatkan efisiensi kami. Tetapi langkah-langkah ini saja tidak akan membuat pengeluaran kami sejalan dengan pertumbuhan pendapatan kami, jadi saya juga membuat keputusan sulit untuk membiarkan melakukan PHK," kata Zuckerberg ketika Meta mengumumkan PHK kala itu.