Yuk Bikin Personal Branding Kamu dengan Platform Lokal S.id

Pamor S.ID terus digalakkan supaya tidak kalah dengan pemain asing macam Bit.ly atau Linktree. Untuk itu, pada tahun ini pihaknya membuat porgram "S.ID Goes to School" untuk menyasar kalangan pendidikan (pelajar).

Syakur Usman
Oleh Syakur Usman - Reporter
Yuk Bikin Personal Branding Kamu dengan Platform Lokal S.id
Platform lokal S.ID rilis program S.id goes to School di Jakarta.. ©2023 Merdeka.com

Personal branding kian diperlukan di era digital ini. Salah satu tools untuk melakukan itu lewat platform digital seperti S.ID.

Menariknya, platform S.ID karya anak bangsa alias lokal, yakni milik PT Aidi Digital Global (ADG).

Platform S.ID tidak hanya berfungsi sebagai penyingkat atau shortener URL untuk laman internet seperti Bit.ly. Namun, juga dapat digunakan sebagai microsite yang berisi profil pengguna.

Cocok untuk personal branding di kalangan sekolah atau kalangan UMKM yang merintis digital marketing.

Jamalul Izza, Direktur Marketing S.ID, menjelaskan pamor S.ID terus digalakkan supaya tidak kalah dengan pemain asing macam Bit.ly atau Linktree. Untuk itu, pada tahun ini pihaknya membuat porgram "S.ID Goes to School" untuk menyasar kalangan pendidikan (pelajar).

Kami mengajarkan para pelajar melakukan personal branding melalui platform S.ID.

"Intinya, mereka tahu dulu platform S.ID, setelah tahu dan paham, mereka pasti akan menggunakannya, karena ini juga karya anak bangsa," ujar Jamal saat dijumpai di SMK Telkom, Jakarta Barat, Rabu (1/3).

Selain kalangan pelajar, lanjut Jamal, pihaknya juga akan mendorong program serupa ke kalangan UMKM yang ingin memasarkan produknya secara digital. Potensi kalangan UMKM ini sangat besar dengan jumlahnya mencapai puluhan juta di Indonesia.

"Gol besarnya adalah jumlah pengakses S.ID tumbuh 100 persen pada tahun ini dibandingkan tahun lalu yang diakses 700 juta," ucapnya.

Kata Jamal, selain memperkenalkan S.ID ke banyak kalangan, platform lokal ini juga menawarkan banyak kelebihan. Antara lain akses lebih cepat karena perangkat ada di dalam negeri, template yang khas S.ID, fitur bio link, dan bersifat gratis.

Dari sisi safety juga disiapkan. Kaim menyiapkan beberapa lapisan pengaman di depan. Kalau ada serangan siber, kami juga siapkan backup atau DRC, selain patuh dengan UU Perlindungan Data Pribadi.

"Tantangan kami, meningkatkan pamor S.ID supaya masyarat semakin banyak menggunakan karya lokal ketimbang karya asing," pungkas Jamal yang juga pendiri Yayasan Internet Indonesia.

Rekomendasi