Meski Pandemi, Qualcomm sebut Smartphone Flagship Masih Banyak Diminati

Potensi smartphone flagship masih cukup banyak diminati dikala pandemi. Bahkan tak jarang diburu untuk pasar Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, bahkan India.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Meski Pandemi, Qualcomm sebut Smartphone Flagship Masih Banyak Diminati
Ilustrasi Prosesor 5G Qualcomm. ©2019 Qualcomm via Engadget

Potensi smartphone flagship masih cukup banyak diminati dikala pandemi. Bahkan tak jarang diburu untuk pasar Amerika Serikat, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, bahkan India.

Hal itu diungkapkan oleh Senior Vice President and General Manager, Mobile, Compute, and Infrastructure Qualcomm Technologies, Alex Katouzian.

"Perangkat premium bila dilihat dari sudut pandang permintaan, masih ada. Bahkan terlihat tidak ada penurunan maupun tekanan," jelasnya.

Lanjut Alex, siklus solusi premium tidak berakhir dalam satu tahun. Kebutuhannya akan terus berlanjut. Hal ini berlaku pula pada penggunaan smartphone.

"Kami melihat lebih banyak orang melakukan upgrade dalam siklus penggunaan smartphone mereka. Misalnya ketika telah mencapai segmen menengah, mereka akan mencari yang lebih tinggi," kata Alex.

Daya Tarik Saat Pandemi

Presiden Qualcomm, Cristiano Amon, menambahkan salah satu dampak pandemi Covid-19 di dalam kehidupan yaitu orang-orang menjadi selalu terhubung. Hal ini membuat penggunaan dan kebutuhan smartphone meningkat, termasuk perangkat premium.

Menurutnya, daya tarik perangkat premium untuk memenuhi berbagai kebutuhan konsumen mengalami peningkatan.

"Ada lebih banyak daya tarik pada perangkat premium seperti untuk produktivitas, hiburan, kamera, dan pembayaran mobile. Secara umum di semua pasar tanpa terkecuali, kami melihat peningkatan permintaan terhadap perangkat premium," jelas Cristiano.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Andina Librianty

Rekomendasi