Perusahaan chip papan atas MediaTek baru saja mengungkapkan laporannya untuk kuartal kedua dan paruh pertama tahun 2020.
Tak cuma perusahaan asal Taiwan tersebut melaporkan tingginya pengapalan chip terbarunya yakni Dimensity 5G, pihaknya juga diam-diam telah mulai mengembangkan teknologi 6G.
Melansir Gizmochina, MediaTek bahkan telah membuka sebuah pusat penelitian dan pengembangan (Litbang) di negara asal Nokia, Finlandia. Nokia sendiri punya kontribusi besar di industri telko secara global, dan juga salah satu pengembang 5G. MediaTek pun kini sedang meneliti secara akademis soal 6G.
Pemerintah Finlandia dan juga universitas lokal telah memulai penelitian dan berencana untuk mengkomersilkan jejaring yang mereka kembangkan pada tahun 2030 mendatang. Perlu dicatat bahwa pengembangna 6G masih tahap sangat awal, dan masih belum ada indikator teknis yang jelas.
Advertisement
MediaTek sendiri bukan yang pertama menapakkan kaki di industri 6G. Sebelumnya, Samsung juga telah merilis White Paper untuk jaringan 6G besutannya.
Dalam White Paper tersebut, Samsung merinci semua parameter generasi baru telekomunikasi, mulai dari kecepatan 1.000GBps, latensi tak sampai 0,1 milidetik, dan kecepatan keseluruhan yang 50 persen lebih baik ketimbang 5G.
Tentu, ini semua masih terlalu dini untuk dijajaki. Mungkin dalam beberapa tahun lagi ketika cakupan 5G lebih luas, dan penelitian tentang 6G sudah lebih banyak dilakukan.