Samsung baru saja merilis Galaxy S20 di Indonesia. Peluncurannya bertepatan dengan diumumkannya WNI yang terkena virus corona.
Banyak pihak yang melihat hal tersebut akan mengganggu penjualan produk Samsung terbaru itu. Namun kekhawatiran itu dibantah.
IT Mobile Product Marketing Head, Samsung Indonesia, Denny Galant, mengatakan, tidak akan terganggu penjualan Samsung Galaxy S20 meskipun teror virus corona telah sampai di negara ini.
"Yang jelas kami memastikan kebutuhan dari konsumen terpenuhi," jelasnya saat konferensi pers peluncuran Samsung Galaxy S20 di Jakarta, Rabu (4/3).
Ia pun menjamin, bahwa supply Samsung Galaxy S20 ini tidak terganggu dengan adanya virus corona di Indonesia.
"Supply tidak akan terganggu," kata dia.
Advertisement
Sebelumnya, Samsung meluncurkan Galaxy S20 series yakni S20, S20+, dan S20 Ultra di Indonesia.
Galaxy S20 Ultra dilengkapi dengan berbagai teknologi terbaru yang pertama kali dibenamkan pada sebuah smartphone, seperti; teknologi 100x Space Zoom, sensor kamera 108MP dengan teknologi Nona-Binning, perekam video beresolusi 8K, serta RAM LPDDR5, yang akan menjadi standar baru di industri.
Samsung menetapkan harga resmi Galaxy S20 Rp. 12.999.000, Galaxy S20+ Rp. 14.499.000, Galaxy S20 Ultra Rp. 18.499.000. Pada tanggal 6-8 Maret 2020, Samsung menyelenggarakan consumer launch Galaxy S20|20+|Ultra secara serempak di Central Park dan Mall Kelapa Gading 3 (6-8 Maret 2020), Pakuwon Surabaya (6-8 March 2020), Medan: Sun Plaza (27 - 29 Maret 2020). Setiap pembelian Galaxy 20+ dan S20 Ultra akan mendapatkan Galaxy Buds+.