Layar yang baik adalah salah satu karakteristik dalam menilai suatu smartphone bagus atau tidak. Hal ini karena semua hal yang kita kerjakan di smartphone kita lihat lewat medium layar.
Hal ini makin penting jika kegiatan sehari-hari kita adalah yang bergrafis tinggi, seperti gaming dan juga edit dan menyimak video.
Smartphone flagship adalah yang punya kewajiban menyematkan layar terbaik di perangkatnya. Namun kini tak cuma flagship saja, seringkali perangkat mid-range atau vendor yang berada di segmen terjangkau pun tak takut mengusung layar canggih.
Nah, berikut ini adalah deretan smartphone yang punya layar canggih namun masih berada di bawah rentang harga flagship. Yuk simak ulasannya!
Advertisement
Soal layar, Pixel 3a memiliki bentang 5,6 inci dengan panel AMOLED dengan resolusi 1080x2220. Sementara Pixel 3a XL memiliki bentang 6 inci dengan panel AMOLED resolusi 1080x2160.
Disebut bahwa layar di Pixel 3a adalah layar terbaik di smartphone terjangkau. Pasalnya, pengalaman menggunakannya sama persis layaknya menggunakan Pixel versi flagship. Hal ini dikarenakan kerapatan piksel yang tak kelihatan berbeda dengan Pixel versi flagship.
Advertisement
Realme 3 Pro mengusung layar dengan bentang 6,3 inci dengan panel IPS LCD, serta resolusi Full HD+. Layarnya mengusung bezel tipis dan sebuah notch berbentuk V kecil. Selain itu, terdapat sentuhan lengkung 2.5D di pinggirannya dan juga proteksi Gorilla Glass 5.
Memang layar dari Realme 3 Pro masih LCD, namun secara keseluruhan layarnya sangat nyaman dilihat karena temperatur warna 'dingin' yang disetel Realme. Visibilitas outdoornya pun salah satu yang terbaik di smartphone murah.
Terlebih lagi terdapat codec layar Widevine L1 yang membuat video resolusi tinggi via streaming dapat ditampilkan dengan jauh lebih baik.
Advertisement
Samsung A70 memang punya rentang harga 5 jutaan. Namun layar luar biasa diusung oleh smartphone besutan Samsung ini.
Terdapat layar dengan bentang sebesar 6,7 inci serta aspek rasio 20:9. Layarnya mengusung panel AMOLED dan resolusi 1080x2400 yang tajam.
Layarnya yang besar dan cerah sangat nyaman untuk menikmati konten multimedia, gaming, maupun edit video. Smartphone ini juga miliki codec Widevine L1 yang membuat video resolusi tinggi via streaming dapat ditampilkan dengan jauh lebih baik.
Selain itu, juga ada setelan layar untuk pengguna yang dapat mengganti tingkatan saturasi, white balance, hingga RGB Spectrum.
Advertisement
OnePlus akhir-akhir ini menaruh perhatian soal kualitas layar. Kali ini, di atas kertas saja OnePlus 7T punya layar spektakuler, mulai dari AMOLED bentang 6,55 inci, resolusi 2.400x1080, dukungan HDR10 / HDR+, dan yang terakhir rasio refresh 90Hz.
Yang tidak dimiliki oleh vendor lain di harga serupa, bahkan yang lebih mahal adalah rasio refresh 90Hz. Ini membuat animasi di layar yang kita lihat akan jauh makin mulus ketimbang rasio refresh biasa yakni 60Hz.
Telah banyak diakui, layar OnePlus 7T adalah layar terbaik di smartphone meski di resolusi Full HD. Bahkan mengalahkan Samsung Note 10 Plus.
Advertisement
Zenfone 6 terkenal dengan kamera flipnya yang menarik. Namun dari kamera flip ini, akhirnya layarnya juga jadi sorotan.
Meski masih menggunakan IPS LCD, kualitas panel layar LCD dari Zenfone 6 adalah yang terbaik saat ini. Hal ini dikarenakan layar ini telah tersertifikasi 100 persen DCP-I3 coverage, yang berarti layarnya dapat menunjukkan semua warna yang ada.
Advertisement
K20 Pro atau dikenal sebagai Redmi Mi 9T, kini sedang digandrungi sebagai smartphone murah dengan layar terbaik. Bagaimana tidak, ini adalah smartphone Redmi pertama dengan panel AMOLED.
Dengan bentang 6,39 dan resolusi 2.340 x 1.080 piksel, layar ini mendapatkan ketajaman dipadu kecerahan yang luar biasa.
Layar ini juga miliki fitur HDR Playback, serta codec Widevine L1.